METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Polres Pekalongan bakal membentuk posko Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG).
Satgas tersebut bertugas mengantisipasi keracunan MBG yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah.
Rencana pembentukan satgas tersebut dibahas saat Rapat Koordinasi SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang digelar di Polres Pekalongan, Senin 29 September 2025.
Baca Juga: Pemkot Pekalongan Awasi Ketat Program MBG, Pastikan Aman dan Tepat Sasaran
"Rapat ini sebagai langkah antisipasi. Akan dibentuk Posko Satgas MBG Kabupaten Pekalongan untuk melakukan pengawasan, mulai dari penyaluran hingga penyajian makanan,” kata Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.
Koordinator Wilayah MBG Pekalongan Naufa menyebut, total ada 20 SPPG (dapur MBG) di Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 19 sudah berjalan, sementara satu masih dalam tahap administrasi.
“Sejauh ini belum ada kasus keracunan di Kabupaten Pekalongan. Hanya sempat ada aduan makanan basi di salah satu sekolah di Kecamatan Wiradesa,” ungkapnya.
Baca Juga: Mabes Polri Sidak Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Batang, Ini Hasilnya
Ahli gizi SPPG, Erina, menekankan upaya pencegahan keracunan sudah terus dilakukan. Salah satu caranya, kata dia, menghindari bahan pangan yang cepat basi seperti ikan laut dan santan.
"Sebagai gantinya, digunakan ikan tambak serta sayuran yang diolah lebih higienis,"ujarnya.
Sementara itu, dari sisi kesehatan, perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan M. Khairudin menyoroti pentingnya pelatihan bagi pengelola SPPG.
Baca Juga: Polres Pekalongan Memulai Pembangunan Dapur MBG, Diproyeksikan Produksi 3000 Porsi
“Saat ini baru 15 SPPG yang mengikuti pelatihan penjamah makanan. Masih ada enam yang belum,” katanya.
Polres Pekalongan memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait.
Lewat Satgas yang akan dibentuk, program MBG di Kabupaten Pekalongan diharapkan tak muncul kasus keracunan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla