METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kembali membuktikan komitmennya terhadap infrastruktur jalan. Laporan masyarakat soal jalan rusak langsung ditindaklanjuti dengan turun ke lokasi dan langsung menginstruksikan perbaikan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kembali menunjukkan komitmennya untuk menjadikan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama pembangunan di Kabupaten Pekalongan.
Pada Rabu 1 Oktober 2025, ia turun meninjau ruas jalan Desa Krandon, Kecamatan Kesesi, tepatnya di sebelah barat Jembatan Pintu Bendungan Gembiro.
Peninjauan ini dilakukan sebagai respons atas laporan kerusakan jalan tersebut yang beberapa kali masuk ke kanal Halo Bupati maupun media sosial.
Menyikapi keluhan masyarakat itu, Fadia langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-Taru) untuk melakukan perbaikan tahun ini juga.
"Saya sudah instruksikan, tahun ini juga harus diperbaiki. Pakai beton (cor), anggarannya Rp 1 miliar," tegas Fadia, di lokasi.
Baca Juga: Dukungan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Antar Tim Dayung Tembus Porprov Jateng 2026
Tak hanya memberi perintah, Fadia juga turut turun memberi tanda lubang-lubang jalan dengan cat semprot.
Ia mengatakan, kondisi jalan yang rusak, apalagi membahayakan keselamatan warga, tidak boleh dibiarkan terlalu lama.
Dari total panjang jalan Kabupaten Pekalongan yang mencapai 632 kilometer, tingkat kemantapan jalan sudah berada di kisaran 74–78 persen.
Baca Juga: Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia Gaungkan Tumandang Bareng
Masih ada sekitar 22 persen yang kondisinya rusak. Dengan keterbatasan anggaran, kata Fadia, perbaikan jalan harus disikapi dengan skala prioritas.
"Kalau bisa, saya ingin semua jalan selesai dalam setahun. Tapi dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, kami harus memilih mana yang paling berbahaya dan paling padat pengguna. Itu yang kami dahulukan,” ungkapnya.
Pemkab Pekalongan, lanjut Bupati Fadia, tidak hanya bergantung pada APBD. Pemerintah daerah juga aktif mengajukan bantuan ke pemerintah provinsi maupun pusat agar pembangunan bisa lebih cepat.
“Pokoknya kita ini bergerak bersama-sama. Saya bersama Wakil Bupati, Sekda, jajaran OPD, hingga anggota dewan terus mencari dukungan. Kalau tidak begitu, akan sulit menuntaskan pembangunan di Kabupaten Pekalongan,” papar Fadia.
Fadia menegaskan, kecepatan pemerintah dalam merespons laporan masyarakat menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik.
Melalui kanal Halo Bupati, warga kini bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi. Dari situlah, keputusan akan bisa segera diambil.
Baca Juga: Karnaval Kecamatan Karanganyar Meriah, Sejumlah Peserta Beri Cenderamata ke Bupati Pekalongan Fadia
“Semua untuk masyarakat. Jalan harus bagus, pendidikan anak-anak harus maju, dan kesehatan warga harus terjamin. Tiga bidang Itu jadi komitmen kami membangun Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Selain di Krandon, Bupati Fadia juga meninjau ruas jalan rusak lainnya. Pada Kamis (2/10/2025), Fadia lanjut meninjau ruas Rowoyoso-Werdi (Kecamatan Wonokerto), ruas Pacar-Wuled (Kecamatan Tirto), juga meninjau infrastruktur lain seperti pompa air dan bakal sodetan di Desa Pacar yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di desa tersebut. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla