METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Proyek preservasi (pengawetan/pemeliharaan) ruas jalan Wiradesa-Kajen, Kabupaten Pekalongan, masih dikerjakan.
Proyek tersebut menelan dana Rp 33, 348 miliar. Ruas tersebut merupakan jalan provinsi. Dikenal dengan ruas Wiradesa-Kajen.
Namun dalam proyek ini, pengerjaan hanya sampai wilayah Kecamatan Bojong. Tepatnya dekat pintu Exit Tol Bojong.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tinjau Lokasi Jalan Rusak di Krandon, Tahun Ini Bakal Dibeton
Ruas ini, beberapa tahun terakhir dikeluhkan masyarakat karena rusak dan bergelombang. Pemkab Pekalongan sempat menjadi sasaran keluhan meski ruas ini milik Pemprov Jateng.
Kondisi ini membuat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berupaya menyampaikan keluhan itu ke Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Kini akhirnya ruas tersebut tengah diperbaiki, meski baru sampai Bojong atau sepanjang 5,475 kilometer.
Baca Juga: Cabuti Tiang Internet Ilegal di Jalan Kabupaten, DPUPR Batang Peringatkan Provider di Desa-Desa
"Ini adalah hasil komunikasi cepat kami dengan Pemprov Jateng. Terima kasih Pak Gubernur sudah bergerak cepat dan responsif,” kata Fadia saat meninjau pengerjaan di salah satu titik proyek, di wilayah Desa Delegtukang, Kecamatan Wiradesa, Kamis (2/10/2025).
Perbaikan ruas Wiradesa hingga Bojong ini dilakukan dengan pengecoran atau beton. Dilengkapi pelebaran bahu jalan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, jalur Wiradesa-Kajen itu memang vital. Selain jadi akses mobilitas warga, kata dia, jalur ini juga menopang aktivitas pendidikan dan ekonomi.
Baca Juga: Pengguna Jalan Diminta Hati-Hati, Ada Perbaikan di Sejumlah Titik di Tol Pemalang-Batang
"Di sini juga ada kampus, jadi ada mahasiswa, juga wirausaha. Jadi jalannya harus mantap. Pembangunan dilakukan bertahap agar hasilnya berkelanjutan dan merata,” terangnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla