METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Maling di Kabupaten Pekalongan ini boleh dibilang apes. Ia memang berhasil membobol sebuah rumah dan menggasak satu unit ponsel, tapi terpaksa harus meninggalkan sepeda motor yang ia tunggangi.
Gara-garanya tepergok penghuni rumah, ia memilih kabur tanpa sepeda motor.
Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Dukuh Kambangan, Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis malam 2 Oktober 2025.
Baca Juga: Curanmor Dihajar Massa di Gringsing Batang, Polisi Malah Temukan Ganja
Baru-baru ini viral di setelah korban (penghuni rumah) membagikan kronologi ke media sosial dan melapor ke pihak kepolisian.
Korban (penghuni rumah) ialah Dwi Nur Wijayanti, 21. Malam itu ia baru saja tiba di rumah, pukul 20.00.
Saat hendak masuk, ia dikejutkan oleh seseorang yang melompat keluar dari jendela kamar tidur lalu kabur ke arah kebun.
Baca Juga: Polres Pemalang Tangkap 5 Pelaku Curanmor, Termasuk yang Sempat Viral di Medsos
“Orangnya pakai jaket hitam, celana pendek. Langsung lari,” kata Dwi kepada polisi.
Korban yang saat itu tengah bersama temannya sempat berusaha mengejar. Namun gelap dan banyak semak membuat pelaku dengan cepat menghilang.
Tapi kemudian, korban malah menemukan satu unit Honda Beat warna silver terparkir di dekat gedung SD, 50 meter dari rumah.
Motor itu diduga kuat milik si pelaku yang kabur terbirit-birit. Korban hanya kehilangan ponsel jenis Oppo A5s yang jika dijual harganya kisaran Rp 800 ribu. Tidak ada barang lain yang digondol pelaku.
Kini sepeda motor pelaku sudah diamankan di Polres Pekalongan. Hasil olah TKP, polisi menemukan bekas congkelan di jendela rumah.
Polisi juga menemukan sebatang besi pipih sepanjang 18 sentimeter, yang diduga kuat merupakan alat bantu yang digunakan pelaku untuk mencongkel jendela.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan memburunya.
Sepeda motor dan alat congkel yang ditemukan menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kasus ini. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla