Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Siaga Bencana, Pemkab Pekalongan Siapkan Mitigasi Berlapis, Belajar dari Tragedi Longsor Petungkriyono

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 04:45 WIB

SIAGA BENCANA: Wakil Bupati Pekalongan Sukirman saat mengecek alat dan perlengkapan penanggulangan bencana dalam rangkaian Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kamis (9/10/2025).
SIAGA BENCANA: Wakil Bupati Pekalongan Sukirman saat mengecek alat dan perlengkapan penanggulangan bencana dalam rangkaian Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kamis (9/10/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pekalongan bersiap menghadapi musim penghujan dengan siaga penuh.

Bencana longsor dahsyat di Kecamatan Petungkriyono awal 2025 lalu jadi pelajaran. Kini Pemkab siapkan mitigasi berlapis.

Wakil Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, musim hujan kali ini tidak bisa dianggap enteng.

Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, PDAM Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan Mitigasi Jaringan Pipa di Titik Rawan Bencana

BMKG, kata dia, memprediksi puncak hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.

Sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan bahkan sudah mulai diguyur hujan deras sejak September.

“Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang semakin meningkat. Maka kesiapsiagaan menjadi penting agar kita tidak hanya reaktif setelah bencana terjadi,” katanya saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kamis 9 Oktober 2025.

Baca Juga: Setahun Pasca Gempa Bumi, Kini Batang Punya Puluhan Desa Tangguh Bencana

Pemkab Pekalongan telah menyiapkan mitigasi berlapis. Dari sisi pasukan, sudah berkoordinasi dengan  TNI, Polri, BPBD, PMI, dan relawan.

Dari sisi sarana-prasarana, alat-alat penanggulangan bencana dan kendaraan tanggap darurat sudah disiagakan. Semua itu dipamerkan saat apel kemarin. 

Selain itu Pemkab Pekalongan juga telah meminta jajaran untuk turun ke masyarakat membangun kesadaran bersama soal bencana. 

Baca Juga: Warga Pekalongan Barat Kompak Atasi Sampah dan Bencana dengan Gotong Royong

"Jadi kami siapkan tidak hanya dari sisi sumber daya manusia (pasukan/relawan), tapi juga dengan membekali masyarakat tentang pengetahuan dan kesadaran alam risiko bencana," ungkapnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan, bencana besar di Petungkriyono Januari lalu menjadi pelajaran mahal.

Pemkab Pekalongan kini  mulai memperkuat mitigasi bencana. Dalam waktu dekat, kata dia, Pemkab akan mengundang Badan Geologi untuk memaparkan karakteristik wilayah Kecamatan Petungkriyono dan sekitarnya yang rawan longsor.

Baca Juga: Komunitas Jeep BJC yang Siaga Bencana dan Getol Promosi Wisata Batang

"Rencana bulan depan kami akan mengundang Badan Geologi, karena dulu ketika bencana di Petungkriyono ada temuan dari mereka, nanti kami akan minta untuk dipaparkan sekaligus sebagai bagian dari mitigasi kami" ujar Sekda. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Pemkab Pekalongan #kabupaten Pekalongan #mitigasi bencana #apel kesiapsiagaan bencana #Longsor Petungkriyono