Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dokter Spesialis Anak RSUD Kraton Marina Ratnasari Soal ISPA: "Anak Baiknya Tetap Aktivitas Fisik Minimal 90 Menit Per Minggu"

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 28 Oktober 2025 | 01:46 WIB
Dokter spesialis anak RSUD Kraton dr. Marina Ratnasari, Sp. A.
Dokter spesialis anak RSUD Kraton dr. Marina Ratnasari, Sp. A.
METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di RSUD Kraton, Kabupaten Pekalongan, mengalami peningkatan cukup signifikan sepanjang tahun 2025.
 
Hingga September, tercatat 286 pasien rawat jalan, lonjakan mulai terasa sejak Mei. Kasus terbanyak tercatat pada anak usia satu hingga empat tahun.
 
“Iya, mulai bulan Mei ke sini sudah mulai naik, terutama di kasus rawat jalan,” ujar dr. Marina Ratnasari, Sp.A, dokter spesialis anak RSUD Kraton, Senin 27 Oktober 2025.
 
Baca Juga: Imbau Gunakan Masker, Cuaca Panas dan Kepadatan Jemaah Haji Picu Lonjakan Kasus ISPA
 
Menurut dr. Marina, perubahan cuaca menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kasus ISPA.
 
Virus penyebab penyakit ini cenderung lebih stabil dan mudah menyebar di udara yang kering atau dingin. 
 
“Pada kondisi seperti musim kemarau atau malam hari yang dingin, virus lebih mudah bertahan, apalagi di lingkungan padat seperti sekolah atau rumah kecil dengan banyak penghuni,” jelasnya.
 
Baca Juga: Bocah Bersama Ibunya yang Sakit Jiwa Terkurung di dalam Rumah
 
Selain faktor cuaca, daya tahan tubuh dan status gizi anak juga sangat berpengaruh terhadap risiko tertular ISPA.
 
Karena itu, ia mengimbau orang tua untuk menjaga kebersihan anak, terutama dengan cuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah.
 
“Anak-anak sebaiknya tetap aktif bergerak. Aktivitas fisik minimal 90 menit per minggu bisa membantu menjaga imunitas tubuh,” katanya.
 
Baca Juga: Direktur RS QIM Dorong Rumah Sakit di Batang Tak Hanya Berikan Layanan Kesehatan Dasar
 
Untuk pencegahan yang lebih spesifik, dr. Marina menyarankan vaksinasi influenza bagi anak mulai usia enam bulan ke atas.
 
Sementara bagi orang dewasa yang sedang flu, sebaiknya menggunakan masker agar tidak menulari anak-anak di rumah. 
 
“Kalau anak sakit, biarkan istirahat dulu di rumah sampai benar-benar pulih,” tambahnya.
 
Baca Juga: RSUD Bendan Pekalongan Bersiap Menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Siap Tampung Koas
 
Gejala ISPA umumnya meliputi demam, nyeri otot, nyeri sendi, dan menggigil.
 
Jika suhu tubuh anak mencapai 38 derajat Celsius atau lebih, orang tua bisa memberikan paracetamol sesuai dosis serta memastikan asupan cairan cukup.
 
“Kalau demam tidak turun dalam dua hingga tiga hari, sebaiknya segera dibawa ke dokter,” imbau dr Marina.
 
Baca Juga: Meski Ada yang Sakit, Jemaah Haji Asal Kota Pekalongan Pulang Selamat dan Penuh Haru
 
Meski pasien rawat jalan meningkat, jumlah pasien rawat inap di RSUD Kraton masih relatif stabil. Pasien memang didominasi kalangan anak-anak. 
 
“Yang penting, orang tua tetap waspada tapi tidak panik. Kuncinya ada pada kebersihan, daya tahan tubuh, dan pola hidup sehat,” pungkas dr Marina.
 
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Pekalongan, RSUD Kraton terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang aman, ramah, dan profesional bagi masyarakat.
 
Baca Juga: Dindukcapil Kabupaten Pekalongan Jemput Bola Perekaman E-KTP ke Warga Sakit
 
Dengan tenaga medis berpengalaman serta fasilitas yang lengkap, RSUD Kraton hadir sebagai mitra sehat keluarga untuk mewujudkan generasi Pekalongan yang kuat dan bebas ISPA. (nra/ida)
 
Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #RSUD Kraton #ispa #pasien anak #dokter spesialis anak #Marina Ratnasari