METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan mengaku kinerja mereka terkendala hilangnya perangkat PJU (penerangan jalan umum).
Banyak unit PJU tak berfungsi optimal atau bahkan mati karena perangkat seperti timer (pengatur waktu) maupun alat pemutus sirkuit miniatur (Miniature Circuit Breaker/MCB) hilang. Diduga, alat-alat itu hilang dicuri.
Dishub belum menyebutkan berapa jumlah unit PJU yang kehilangan perangkat tersebut.
Namun yang jelas, hilangnya perangkat tersebut jadi kendala kerja Dishub, terutama petugas pemeliharaan. Dishub kerepotan tiap kali perangkat PJU hilang.
"Kami mohon apabila masyarakat melihat gerak-gerik mencurigakan terkait percobaan pencurian perangkat PJU, segera ditanyai atau dilaporkan. Dengan begitu, upaya yang merugikan ini bisa diantisipasi,” kata Kepala Bidang Keselamatan Dishub Kabupaten Pekalongan Suhirdi.
Dishub memang tak memliki petugas khusus untuk mengawasi PJU. Namun Dishub terus menggencarkan perbaikan dan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai wilayah.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
Suhirdi mengatakan, pemeliharaan dilakukan setiap hari dengan mengerahkan skylift dan truk crane serta sepuluh orang petugas lapangan.
Kedua armada itu beroperasi secara bergilir ke berbagai kecamatan berdasarkan aduan dan laporan masyarakat.
"Setiap laporan yang masuk dicatat, diverifikasi di lapangan, dan langsung ditindaklanjuti jika ditemukan kerusakan," ujarnya.
Perawatan dilakukan setiap hari kerja mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB, termasuk hari Sabtu.
Selain itu, Dishub juga menugaskan petugas malam untuk patroli dan pengecekan timer lampu yang mengalami keterlambatan nyala atau padam. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla