METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan capaian positif tingkat nasional.
Daerah berjuluk Kota Santri itu menerima penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) dengan skor 6,73. Masuk kategori Baik dalam rentang skor nasional 6,29–7,30.
Penghargaan ini hasil penilaian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga: Berkat Kolaborasi Hebat, Inggit Soraya Raih Penghargaan Bunda PAUD Nasional 2025
Penghargaan diserahkan kepada Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho di kantor Kemendagri, Senin 17 November 2025.
IHaI digunakan untuk membaca tingkat harmoni sosial, budaya, ekonomi, hingga keberagamaan suatu wilayah.
Tiga komponen utama yang dinilai yakni persepsi masyarakat terhadap kebijakan, tingkat partisipasi publik, serta akseptabilitas terhadap layanan dan interaksi sosial.
Baca Juga: Polres Pekalongan Kota Raih Penghargaan Kompolnas Award 2025, Wali Kota Beri Apresiasi Besar
Kemendagri melakukan pengukuran IHaI 2025 di 24 provinsi dan 353 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, hanya 4 provinsi (DKI Jakarta, Bali, DIY, dan Kalimantan Utara) serta 119 kabupaten/kota yang dinilai berpartisipasi aktif sekaligus memenuhi target.
Dari 353 kabupaten/kota yang diukur, tercatat hanya 94 daerah yang lolos sebagai peserta aktif. Kabupaten Pekalongan menjadi salah satunya.
Baca Juga: PLTU Batang Sabet Penghargaan Subroto 2025 Perdana
Haryanto Nugroho menyebutkan, capaian ini merupakan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Penghargaan ini bukan milik pemerintah saja, tapi milik warga Pekalongan. Harmoni tidak bisa dibangun dengan aturan semata, tapi lewat kebiasaan menjaga ruang dialog, saling menghormati, dan merawat rasa aman,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya bakal terus memperkuat literasi kebangsaan dan ruang-ruang temu sosial untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Baca Juga: Tata Kelola Kearsipan Kabupaten Pekalongan Raih Nilai 91,91, Dapat Penghargaan dari ANRI
“Tugas kami memastikan kerukunan tidak berhenti sebagai angka indeks, tetapi terasa dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Dengan torehan IHaI ini Kabupaten Pekalongan masuk jajaran daerah yang dinilai mampu menjaga harmoni sosial secara konsisten. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla