Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Direktur RSUD Kraton : Kecepatan dan Ketepatan Jadi Kunci Selamatkan Pasien Stroke

Nanang Rendi Ahmad • Rabu, 3 Desember 2025 | 02:37 WIB

Seminar tentang penanganan pasien stroke yang digelar RSUD Kraton.
Seminar tentang penanganan pasien stroke yang digelar RSUD Kraton.

METROPEKALONGAN.COM – Keberhasilan penanganan pasien stroke sangat ditentukan oleh dua hal: kecepatan dan ketepatan.

Penegasan itu disampaikan Direktur RSUD Kraton dr. Henny Rosita, saat membuka Seminar Kesehatan Time is Brain di Hotel Nirwana Pekalongan, Minggu 30 November 2025. 

Menurut dr. Henny, stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Harap Layanan DSA Ditanggung BPJS, Manfaat Besar untuk Cegah Stroke

Karena itu, seluruh tenaga kesehatan perlu memahami bahwa penanganan stroke tidak hanya bergantung pada kecanggihan alat medis.

“Hasil akhir sangat ditentukan oleh seberapa cepat dan akurat sistem pelayanan mampu bergerak. Terapi trombolisis adalah terobosan, tapi jendela waktunya sangat sempit,” ujarnya.

Ia menegaskan, kecepatan tanpa ketepatan bisa memicu perdarahan, sementara ketepatan tanpa kecepatan membuat momentum penyelamatan otak terlewat.

Baca Juga: DSA Hadir di RSUD Bendan, Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid Cegah Stroke Sebelum Terlambat

Seminar bertema Time is Brain: Kecepatan dan Ketepatan Terapi Trombolisis pada Stroke Akut itu menghadirkan dokter saraf, dokter umum, perawat, dan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai forum transfer ilmu sekaligus penguatan kolaborasi lintas-unit, mulai dari layanan pra-rumah sakit hingga IGD dan pengambilan keputusan klinis oleh dokter saraf.

Dr. Henny juga menekankan peran penting Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai garda terdepan mengenali gejala stroke.

Baca Juga: Direktur RSUD Kajen Maju ke Ajang Nakes Teladan, Rancang Aplikasi Pendampingan Pasien Pasca-Stroke

“Harapannya seminar ini menambah pengetahuan dan meningkatkan koordinasi, sehingga alur penanganan stroke menjadi lebih efektif dan cepat,” katanya.

Ia mengapresiasi panitia dan seluruh tenaga kesehatan yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata kita memberikan harapan hidup dan kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien stroke,” tuturnya.

Baca Juga: Musim Hujan Datang, RSUD Bendan Alami Lonjakan Pasien dan Waspadai Penyakit DBD

Sementara itu Ketua Panitia dr. Shinta Arya Pudyaswati, Sp.MK, M.Ked.Klin, menegaskan bahwa waktu adalah faktor paling krusial dalam penanganan stroke.

Menurutnya, frasa Time is Brain bukan sekadar jargon, tetapi pengingat bahwa setiap detik keterlambatan dapat merusak jutaan sel otak.

“Tantangan terbesar bukan hanya mengidentifikasi stroke, tapi mengeksekusi terapi trombolisis secara cepat dan tepat sesuai protokol,” jelasnya. Seminar ini juga membahas kesiapan sistem Code Stroke.

Baca Juga: Peringatan HKN Ke-61, Wabup Suyono Tegaskan Indikator Sukses Kesehatan Bukan Banyaknya Pasien

Dua narasumber dihadirkan, yakni dr. Rustanti, M.Sc., Sp.S, dan dr. Laksmi Indira Kartini Tedjo, Sp.N.

Keduanya mengulas tatalaksana terkini stroke akut, indikasi serta kontraindikasi trombolisis, dan pentingnya koordinasi lintas-unit untuk mempercepat pengambilan keputusan.

Peserta seminar berasal dari Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, sejumlah rumah sakit, serta TPMD.

Baca Juga: Pasien Diare Anak Penuhi RSUD Batang, Apa Penyebabnya?

“Semoga ilmu yang didapat hari ini dapat diaplikasikan dan berkontribusi menurunkan angka kecacatan akibat stroke,” pungkas dr. Shinta. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #RSUD Kraton #stroke #seminar