METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Suasana RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, mendadak riuh pada Selasa pagi 9 Desember 2025. Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal di salah satu toilet rumah sakit tersebut.
Ternyata, korban merupakan pasien rawat jalan yang sempat kontrol (periksa) pada hari sebelumnya, Senin 8 Desember 2025.
Diketahui, korban berinisial K, 74, warga Desa Larikan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan.
Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Tekankan Perbaikan Internal hingga Kebersihan Kantin RSUD Bendan
Menurut keterangan pihak RSUD Kajen, K sudah sempat diperiksa dokter saat kontrol, pukul 13.33. Saat itu kondisinya sadar penuh dengan tanda vital dalam batas normal.
Tekanan darah 100/84 mmHg dan nadi 119 kali per menit. Pasien K juga tidak termasuk dalam kategori berisiko jatuh.
"Menurut keterangan keluarga, korban ini datang ke RSUD Kajen pada Senin 8 Desember 2025 sekitar pukul 08.30. Korban diantar keluarga, lalu ditinggal saat antre," ungkap Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo.
Baca Juga: Direktur RSUD Kraton : Kecepatan dan Ketepatan Jadi Kunci Selamatkan Pasien Stroke
Saat keluarga kembali menjemput pada waktu Zuhur, K sudah tak terlihat. Pencarian dilakukan hingga malam hari. Laporan resmi diterima sekuriti rumah sakit pukul 22.30.
Sekuriti melakukan penyisiran ke berbagai area, tetapi hasilnya tetap nihil. Esoknya, keluarga kembali melapor melalui grup informasi RSUD Kajen.
Tak lama berselang, seorang petugas kebersihan mencurigai pintu toilet dekat ruang ICU yang terkunci sejak pagi.
Baca Juga: RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Bidik Posisi Tiga Besar Badan Publik Informatif
Setelah dicek lewat ventilasi, ternyata K berada di dalam toilet tersebut. Pintu kemudian didobrak satpam dan korban ditemukan dalam posisi terbaring miring di lantai.
Polsek Karanganyar dan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Pekalongan segera melakukan olah TKP bersama dokter RSUD Kajen.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito mengatakan, dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 18 jam.
Baca Juga: Program Speling, RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Terjunkan Tujuh Dokter Spesialis ke Desa Kampil
Ditemukan lebam di pinggul. Berdasarkan visum luar dan kondisi lokasi, korban diduga meninggal mendadak saat buang air besar akibat serangan jantung.
"Korban memiliki riwayat penyakit jantung menahun. Saat ditemukan masih memegang nomor antrean,” katanya.
Polisi memastikan tak ada temuan unsur pidana. Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Batang Dorong Mediasi dan Tim Ahli Selesaikan Dugaan Malapraktik RSUD Batang
"Kami pastikan tidak ditemukan unsur pidana. Keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” tandas Warsito. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla