Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Stok Aman, Tapi Harga Sejumlah Komoditas di Kabupaten Pekalongan Naik Jelang Nataru

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 11 Desember 2025 | 06:15 WIB

CEK HARGA: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat mengecek harga komoditas pangan di Pasar Induk Kajen, Rabu (10/12/2025).
CEK HARGA: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat mengecek harga komoditas pangan di Pasar Induk Kajen, Rabu (10/12/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Stok pangan dan kebutuhan pokok Kabupaten Pekalongan jelang Natal dan Tahun Baru (nataru) relatif aman.

Namun sejumlah komoditas mengalami lonjakan harga. Paling signifikan cabai, kenaikan harganya hampir dua kali lipat.

Fakta tersebut didapat dari hasil pengecekan langsung ke pasar induk Kajen dan Kesesi oleh Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) setempat, Rabu 10 Desember 2025.

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Merotasi Sembilan Kepala OPD

“Hari ini kami pastikan harga-harga masih terkontrol. Tapi cabai naiknya hampir dua kali lipat, ini yang harus segera ditangani,” kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

Cabai rawit (setan) rata-rata Rp 100 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga masih berkisar Rp 60-70 ribu per kilogram.

Menurut para pedagang, kenaikan harga terjadi mulai awal Desember.

Baca Juga: Ziarah ke Wali-Ulama, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Rangkul Semua Ormas Islam

Lonjakan harga ini bukan karena kekurangan pasokan, sebab stok justru melimpah. Harga meroket karena faktor cuaca.

Selain cabai, beberapa komoditas lain ikut naik meski tidak setajam cabai.

Bawang merah merangkak naik, begitu pula ayam dan telur.

Baca Juga: Bupati Fadia: Hibah Pemkab Pekalongan Sudah Sesuai Mekanisme, Kalau Ada Penyelewengan Harus Tanggung Jawab

Fadia menegaskan, Pemkab Pekalongan menyiapkan langkah penanganan cepat.

Pemkab bersama Forkopimda akan menggelar rapat khusus untuk menentukan intervensi.

Mulai dari subsidi, dukungan distribusi, hingga penyelenggaraan pasar murah. 

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Dana Hibah Harus Transparan, Bisa Dipantau dari SIRUP

“Kalau kenaikannya terlalu tajam, pemerintah harus turun tangan. Kami akan siapkan pasar murah atau bantuan lain agar harga kembali stabil,” ujarnya. 

Sementara untuk stok kebutuhan pokok, pihaknya mematikan aman selama masa libur panjang nataru.

“Kalau stok tidak ada masalah,” ucapnya.

Baca Juga: Soal Kredit Macet BKK Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia Tegaskan Pemkab Tak Ikut Campur

Kenaikan harga sejumlah komoditas ini mempengaruhi penjualan.

Winarti, 36, salah seorang pedagang cabai di Pasar Induk Kajen mengatakan, penjualan menurun sejak harga naik. 

"Karena pembeli yang tadinya biasa beli satu kilogram, sekarang cuma beli setengah. Yang tadinya setengah, beli seperempat. Jadi menurun," ungkapnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Pasar Kajen #natal #Pemkab Pekalongan #kabupaten Pekalongan #Bupati Pekalongan Fadia Arafiq #tahun baru #nataru #harga naik #sidak pasar #operasi pasar