Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Armada SPPG Terguling, Ratusan Siswa di Kabupaten Pekalongan Gagal Mendapat Jatah MBG

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:55 WIB

TERGULING: Mobil atau armada pengangkut MBG terguling usai tabrak pagar rumah warga di Jalan Raya Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025).
TERGULING: Mobil atau armada pengangkut MBG terguling usai tabrak pagar rumah warga di Jalan Raya Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025) pagi, mendadak terganggu.

Pasalnya, mobil armada pengangkut menu MBG tersebut terguling di Jalan Raya Pakisputih. Tak ada korban jiwa, namun peristiwa ini menyebabkan ratusan porsi MBG gagal terdistribusi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30. Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Ambar Ady Widyantara menjelaskan, mobil box SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Pakisputih bernomor polisi G 9209 LZ itu terguling usai menabrak pagar rumah warga.

Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Gelap Rawan Kecelakaan, Bupati Batang Target 11 Ribu PJU Tuntas 2027

Kendaraan yang dikemudikan Rus, 63, warga Desa Tosaran, Kecamatan Kedungwuni, tersebut hilang kendali saat menikung.

"Awalnya melaju dari arah selatan ke utara, saat hendak belok kanan di simpang empat, pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan, menabrak pagar rumah warga, lalu terguling ke kanan. Pengemudi ini tidak memiliki SIM A," ungkapnya.

Polisi langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP serta mengamankan barang bukti. Saat ditemui di Polsek Kedungwuni, Rus tidak banyak bicara soal penyebab kecelakaan.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalun Pantura Depan Alun-Alun Batang, Jadikan Warga Trauma

Ditanya apakah mengantuk, ia hanya menjawab singkat, “Ya, karena apes saja,” ujarnya.

Peristiwa ini berdampak langsung pada distribusi MBG di delapan titik (PAUD, SD, dan Posyandu) yang mestinya menerima pasokan pagi itu.

Total ada 569 porsi kecil, 388 porsi besar, dan 18 porsi sampel yang urung dibagikan. 

Baca Juga: Kondisi Ban Jadi Perhatian Kepolisian, Kecelakaan Maut Bus PO Haryanto di Tol Batang-Semarang

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Ipung Sunaryo mengonfirmasi benarnya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, menu MBG yang diangkut tidak lagi layak konsumsi karena kendaraan terguling. “Ya, tidak dibagikan dan tidak ada penggantian," ucapnya.

Delapan titik yang terdampak yakni TK NU Muslimat Pakisputih (82 porsi kecil dan 2 sampel), TK Pertiwi Tosaran (52 porsi kecil dan 2 sampel), SDN Tosaran (68 porsi kecil, 81 porsi besar, dan 2 sampel), TK NU Muslimat Langkap (50 porsi kecil dan 2 sampel), SDN 01 Langkap (95 porsi kecil, 116 porsi besar, dan 2 sampel), SDN 02 Langkap (71 porsi kecil, 65 porsi besar, dan 2 sampel), Posyandu Pakisputih (104 porsi kecil, 126 porsi besar, dan 2 sampel), TK Pertiwi Langkap (47 porsi kecil, dan 2 sampel).

Baca Juga: Cerita Detik-Detik Kecelakaan Bus PO Haryanto di Tol Batang-Semarang, Oleng Tiga Kali di Tengah Hujan Deras

Sementara itu Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Rony Hidayat menyampaikan, ke depan pihaknya akan mendata armada dan sopir seluruh SPPG di Kabupaten Pekalongan. Terlebih dalam kejadian ini sopir tak memiliki SIM A. 

"Secara usia, juga sepertinya driver ini sudah melebihi batas dari aturan. Soal SIM sebenarnya dia punya, tapi sudah expired Agustus lalu. Jadi secara legalitas juga sudah melanggar. " ungkapnya. 

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan, peristiwa ini akan jadi evaluasi. 

Baca Juga: Program JKN Tanggung Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

"Segera akan kami koordinasikan dengan Korwil BGN (Badan Gizi Nasional) kaitannya dengan penertiban di tiap SPPG agar mematuhi SOP yang ada," singkatnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #mobil MBG #Terguling #SPPG #kedungwuni