METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Tak ada hujan dan angin kencang, sebuah pohon randu di Jalan Raya Wonopringgo-Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, roboh.
Tidak ada korban jiwa. Namun batang dan ranting pohon menimpa kios pinggir jalan, jaringan listrik dan Telkom, serta menutup akses.
Peristiwa terjadi pada Selasa 16 Desember 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. Tiga kios tertimpa, satu di antaranya rusak parah.
Anam, 45, pemilik kios yang rusak parah itu mengatakan, saat kejadian ia tengah berada di dalam kios.
Tak ada tanda-tanda, pohon roboh begitu saja. Beruntung ia masih sempat menghindar dan menjauh dari kios es kelapa muda miliknya. Sementara anak dan istrinya, yang berada di kios sebelah kanan, juga selamat.
"Kalau kios yang ada anak dan istri saya itu kan hanya kena sedikit. Kios saya yang parah. Tapi alhamdulillah lah selamat semua. Untung juga pas tidak ada pembeli," ungkapnya.
Pohon randu roboh ini panjangnya sekitar 18 meter, diameter kira-kira 1,5 meter. Penyebab roboh diduga karena usia dan akar telah lapuk. Warga sekitar memperkirakan usia pohon tersebut sudah hampir seratus tahun.
Besar dan panjangnya pohon membuat petugas gabungan cukup kerepotan mengevakuasi. Terutama ketika akan menyingkirkan batang pohon yang sudah berhasil dipotong.
Akhirnya mereka mendatangkan truk derek (crane) untuk mengangkat potongan batang sekaligus mengangkutnya.
Selama proses evakuasi, jalan utama yang menghubungkan Wonopringgo-Karanganyar-Kajen itu ditutup. Lalu lintas, baik dari arah Kajen dan sebaliknya, dialihkan ke jalur-jalur alternatif.
Kasat Samapta Polres Pekalongan AKP Suhadi mengakui, proses evakuasi cukup lama karena besar dan panjangnya pohon.
Namun petugas mendapat bantuan tenaga dari warga setempat yang mempercepat penanganan.
"Kalau soal penyebab, hasil pengamatan petugas, akar pohon memang sudah lapuk. Robohnya pohon tidak ada kaitannya dengan angin kencang. Untuk korban tidak ada, tapi menimpa kios. Soal kerugian belum ada taksiran, tapi mungkin tidak terlalu besar karena itu kios bukan bangunan permanen melainkan dari bahan kayu," ucapnya.
Pantauan wartawan koran ini, lalu lintas kembali dibuka pada pukul 13.36. Namun proses penanganan masih dilanjutkan, terutama untuk menormalisasi kabel-kabel jaringan listrik dan telkom, serta pemotongan batang dan ranting pohon di area kios terdampak. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla