Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dishub Kabupaten Pekalongan Petakan Jalur Rawan Bencana, Arah Dieng Rawan Longsor dan Pohon Tumbang

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 23 Desember 2025 | 04:15 WIB

JELANG NATARU: Petugas Dishub Kabupaten Pekalongan memasang informasi jalur rawan bencana untuk antisipasi lonjakan lalu lintas libur Nataru.
JELANG NATARU: Petugas Dishub Kabupaten Pekalongan memasang informasi jalur rawan bencana untuk antisipasi lonjakan lalu lintas libur Nataru.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan telah mengantisipasi lonjakan arus wisata libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satunya dengan pemetaan jalur rawan bencana, menyusul tingginya intensitas hujan belakangan ini.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kabupaten Pekalongan Soesilo menjelaskan, pemetaan jalur rawan ini dilakukan melalui pantauan lapangan.

Proses diperkuat dengan pemanfaatan aplikasi inaRISK BNPB serta hasil High Level Meeting (HLM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama para pemangku kepentingan terkait, beberapa waktu lalu.

Perhatian utama diarahkan pada ruas jalan yang menjadi akses menuju Dieng.

Sebab Kabupaten Pekalongan berada dalam jalur menuju destinasi wisata unggulan Jawa Tengah tersebut. 

Soesilo merinci, ruas Wiradesa–Kajen rawan genangan air. Sementara ruas utama provinsi dari Kajen hingga Kaliboja berpotensi mengalami pohon tumbang, longsor, dan ambles.

Jalur penghubung lain seperti Doro–Petungkriyono, Karanganyar–Lebakbarang, serta Kajen–Kandangserang juga diidentifikasi rawan longsor dan pohon tumbang.

Selain ancaman longsor, Dishub turut mewaspadai potensi luapan sungai yang berdampak pada ruas jalan di sekitarnya.

Wilayah Karanganyar, Wonopringgo, Kedungwuni, Buaran, dan Tirto menjadi perhatian khusus.

Beberapa ruas yang bersinggungan langsung dengan Sungai Sengkarang, seperti Kedung Patangewu, Kedungwuni, dan Kranji, dinilai memiliki risiko banjir.

“Masyarakat termasuk pengguna jalan perlu waspada, pemetaan ini diharapkan memberi gambaran agar lebih hati-hati dan memperhitungkan risiko ketika akan melakukan perjalanan," ujarnya.

Dishub telah menyediakan rambu-rambu dan spanduk informasi jalur rawan bencana. Selain itu juga telah menyiapkan skema pengalihan arus bila terjadi kondisi darurat. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#dieng #kabupaten Pekalongan #jalur rawan bencana #nataru #dishub