Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Riswadi Kembali Pimpin PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan, Targetnya Kembalikan Perolehan Kursi Legislatif

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 5 Januari 2026 | 23:30 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Riswadi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Riswadi.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Riswadi kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan.

Ia akan menahkodai partai banteng moncong putih itu untuk masa bakti 2025–2030, dengan target mengembalikan perolehan kursi PDI Perjuangan di lesgislatif Kota Santri yang berkurang pada Pemilu 2024 lalu.

Penetapan Riswadi dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar 28 Desember 2025.

Baca Juga: Andika-Hendi Optimistis Pertahankan Tren PDI Perjuangan Selalu Menang di Pekalongan, Riswadi-Amin Bidik Suara Lebih dari 51 Persen

Ia menyebutkan, penunjukannya kembali sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Kota Santri ini merupakan bagian dari konsolidasi lima tahunan yang bersifat instruktif dari DPP PDI Perjuangan.

“Jadi ini bukan sebuah perubahan. Ini konsolidasi lima tahunan. Partai menjalankan fungsi pembentukan kepengurusan dari DPP, DPD sampai DPC karena memang sifatnya top down,” ujar Riswadi usai rapat perdana DPC PDIP Kabupaten Pekalongan, Minggu 4 Januari 2026.

Dari total 17 pengurus DPC, terdapat enam wajah baru. Namun, Riswadi menegaskan mereka bukan kader baru, melainkan pengurus lama yang sebelumnya aktif di tingkat PAC.

Baca Juga: PDI Perjuangan Tak Jadi Sendirian, Empat Parpol Merapat Dukung Riswadi-Amin di Pilkada Kabupaten Pekalongan

“Hanya enam orang yang wajah baru di DPC. Tapi mereka semua kader PAC. Jadi bukan wajah baru juga sebenarnya,” jelasnya.

Riswadi tak menampik tantangan politik ke depan cukup berat. Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan kehilangan tiga kursi DPRD.

 

“Kami sangat kecewa. Di 2024 legislatif kami kehilangan tiga kursi,” ungkapnya.

Baca Juga: PKB-PDI Perjuangan Tanda Tangani Kerjasama, Bersiap Usung Fauzi-Ridwan di Pilkada Kabupaten Batang 2024

Karena itu, kata dia, kepengurusan baru ditargetkan mampu memulihkan posisi PDI Perjuangan sebagai partai besar di Kabupaten Pekalongan.

“Minimal kami mengembalikan marwah PDI Perjuangan ke kursi semula. Syukur-syukur besok bisa tambah kursi,” ujarnya.

Dalam kepengurusan baru, posisi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan kini ditempati Eko Arifiyanto. Sementara posisi Bendahara ditempati Ian Kurniawan.

Keduanya merupakan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan aktif saat ini, hasil Pemilu 2024 lalu.

Menanggapi isu akan adanya perubahan struktur fraksi maupun unsur pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan pasca-terbentuknya kepengurusan baru DPC, Riswadi menegaskan seluruh keputusan akan mengikuti instruksi partai.

“DPRD itu kepanjangan tangan partai. Apa pun perintah partai, kalau itu instruksi, kami laksanakan,” tegasnya.

 

Baca Juga: PDI Perjuangan Tunggu Keputusan Dua Partai untuk Calonkan Ahmad Ridwan di Pilkada Batang

Ia pun meminta publik tidak berspekulasi soal isu pergantian pimpinan DPRD.

“Ya tunggu saja. Jangan mengira-ngira. Santai saja,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan akan melanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat PAC dan ranting. (nra/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #Riswadi #pdi perjuangan #dpc pdi perjuangan