Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tuai Pujian, Polisi Kabupaten Pekalongan Tambal Jalan Pakai Uang Pribadi

Nanang Rendi Ahmad • Rabu, 7 Januari 2026 | 04:15 WIB

TUAI PUJIAN: Aksi Briptu Muhammad Faiq Thufail, anggota Satlantas Polres Pekalongan, saat menambal lubang jalan di Jalan Raya Wiradesa.
TUAI PUJIAN: Aksi Briptu Muhammad Faiq Thufail, anggota Satlantas Polres Pekalongan, saat menambal lubang jalan di Jalan Raya Wiradesa.

METROPEKALONGAN COM, Kajen - Aksi seorang polisi di Kabupaten Pekalongan menambal lubang jalan pakai uang pribadi menyita perhatian.

Seorang warga yang melintas merekam aksinya. Videonya lantas viral dan menuai pujian.

Sosok dalam video itu adalah Briptu Muhammad Faiq Thufail, 27, anggota Satlantas Polres Pekalongan.

Ia menambal sejumlah lubang jalan di Jalan Raya Wiradesa, Kecamatan Wiradesa. Jalan tersebut merupakan jalur provinsi.

"Saya tidak punya foto dan videonya, karena saya pas itu tidak bawa HP (handphone). Itu yang merekam warga yang melintas," kata Faiq kepada Jawa Pos Metro Pekalongan, Selasa 6 Januari 2026. 

Tidak ada niat Faiq untuk viral atau pencitraan. Keputusannya menambal lubang jalan berangkat dari peristiwa yang ia saksikan sendiri.

Sepulang dinas, ia melihat seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah melintasi lubang di jalan tersebut.

"Ada pengendara motor yang jatuh dan mengalami luka cukup serius. Saya melihat langsung kejadian itu,” ujarnya. 

Peristiwa itu membekas di pikirannya. Ia tidak ingin lubang yang sama kembali memakan korban.

Tanpa menunggu instruksi atau prosedur panjang, Faiq berinisiatif mencari material penambal dengan biaya pribadi, lalu beraksi.

"Saestu (serius). Itu saya cuma murni agar tidak ada korban lagi. Bukan untuk apa-apa," ucapnya.

Saat Faiq beraksi, ada saja orang yang bersimpati. Dua orang membantu Faiq mengerjakan penambalan. 

"Itu yang satu pedagang bawang, dia melintas lalu berhenti dan membantu. Satu lagi pemuda desa setempat," katanya.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi tersebut memang rawan kecelakaan, terutama saat cuaca ekstrem atau minim penerangan.

Lubang kerap tidak terlihat karena tertutup air atau gelap.

Ia tak menyangka aksinya akan viral. Ia tak keberatan, tapi juga tidak mau terlalu berbangga. "Ya, karena niat saya cuma itu tadi. Biar tidak ada korban lagi," tandasnya. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#ketandan #tambal jalan #kabupaten Pekalongan #polisi tambal jalan #polres pekalongan #Polisi tambal jalan berlubang #Wiradesa