METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pascabencana angin kencang, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, dibantu polisi membersihkan puing dan memperbaiki atap rumah rusak.
Polres Pekalongan bahkan mengerahakan personel Sat Samapta. Mereka membantu warga menyingkirkan genting pecah, merapikan rangka atap, serta menutup kembali rumah-rumah yang sebelumnya terbuka akibat diterjang angin kencang.
Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap. Dalam data awal pascakejadian, ada 30-an rumah terdampak.
Kapolsek Bojong AKP Wastono mengatakan, turunnya personel kepolisian ini memang untuk mempercepat pemulihan permukiman.
Fokusnya agar rumah kembali bisa ditempati dengan aman, mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
“Fokus kami membantu perbaikan atap rumah warga agar tidak semakin rusak dan bisa segera dihuni kembali,” ujarnya.
Baca Juga: Longsor Melanda Petungkriyono dan Lebakbarang, Karanganyar Diterjang Angin Kencang
Menurut Wastono, banyaknya rumah yang terdampak membuat pembersihan butuh banyak tenaga. Sebab itu kepolisian turin agar penanganan tidak berlarut-larut.
Ia juga mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan.
“Kami minta warga segera melapor jika ada pohon rawan tumbang atau instalasi listrik yang membahayakan,” katanya.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Pekalongan Sebut Semua Kecamatan Berpotensi Terdampak Angin Kencang
Hingga Senin 12 Januari 2025, sebagian rumah yang mengalami kerusakan ringan sudah mulai tertangani.
Aparat kepolisian memastikan pemantauan akan terus dilakukan sampai kondisi lingkungan kembali aman dan kondusif. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla