METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sumber mata air milik Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen di Sidosukmo, Kecamatan Karanganyar, rusak dihempas banjir.
Akibatnya, distribusi air ke pelanggan di sejumlah wilayah terganggu atau tak mengalir.
Namun, PDAM langsung bergerak cepat menangani, perbaikan ditargetkan sehari rampung.
Peristiwa terjadi pada Selasa tengah malam 20 Januari 2026. Rabu dini hari 21 Januari 2026, sekitar pukul 03.00, tim teknis PDAM Tirta Kajen langsung diterjunkan ke lokasi.
Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Pastikan Kesiapan Perayaan Nataru, Sentil PDAM dan DLH
Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid melalui Kabag Administrasi Umum Ari Widiyanto mengatakan, tim teknis langsung diturunkan untuk melakukan perbaikan dan memastikan kerusakan tidak meluas.
“Penanganan sudah kami lakukan mulai jam tiga pagi hingga pagi ini. Estimasi pekerjaan insyaallah jam tiga sore sudah bisa diselesaikan," katanya, Rabu siang 21 Januari 2026.
Menurut Ary, PDAM Tirta Kajen sebenarnya telah melakukan mitigasi terhadap risiko cuaca ekstrem.
Namun, tingginya intensitas hujan sejak akhir Desember hingga Januari ini memicu kerusakan di beberapa titik yang berada di luar prediksi.
“Curah hujan sangat luar biasa, sehingga ada titik-titik jaringan perpipaan yang terdampak dan mengalami kerusakan,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau para pelanggan selalu menyiapkan tandon atau tampungan air di rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi.
“Dengan adanya tampungan, pelanggan tetap bisa memenuhi kebutuhan air saat terjadi gangguan distribusi akibat banjir atau longsor, terutama ketika kami sedang melakukan perbaikan,” pesannya.
Area yang terdampak kerusakan jaringan pipa ini meliputi seluruh Kecamatan Karanganyar, seluruh Wonopringgo, sebagian Bojong dan Wiradesa bagian selatan, komplek kantor Pemkab Pekalongan, Desa Tanjungsari, Desa Tanjungkulon, Desa Sokoyoso, dan Desa Sinangohprendeng.
"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pelanggan agar perbaikan ini bisa segera selesai dan pelayanan air bersih kembali maksimal,” pungkas Ary. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla