Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Viral Tanah Ambles Seret Pohon ke Sungai Kupang Kabupaten Pekalongan, Warga Krompeng Talun Panik

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:04 WIB

 

MENCEKAM: Tangkapan layar video kepanikan warga saat melihat pohon bergerak terbawa amblesan tanah di Desa Krompeng, Talun, Kabupaten Pekalongan.
MENCEKAM: Tangkapan layar video kepanikan warga saat melihat pohon bergerak terbawa amblesan tanah di Desa Krompeng, Talun, Kabupaten Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Detik-detik mencekam terjadi di Dukuh Krompeng, Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jumat siang 23 Januari 2026.

Tanah di tepian Sungai Kupang tiba-tiba ambles dan menyeret pepohonan ke bawah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30, sesaat setelah Salat Jumat.

Kejadian tersebut terekam kamera ponsel warga dan dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Baca Juga: Longsor Bukit Gunung Beser Petungkriyono Kabupaten Pekalongan Masih Bergerak, Akses Dukuh Mudal-Dranan Ditutup

Dalam video amatir yang beredar, tampak tanah di pinggir tebing merekah dan bergerak turun secara perlahan, diikuti pepohonan yang terseret masuk ke alur Sungai Kupang.

Suasana panik terdengar jelas, warga berteriak khawatir longsor semakin meluas dan mengancam rumah-rumah di atas tebing.

Camat Talun Argo Yudho Ismoyo mengonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut. Ia mengatakan, amblesnya tanah dipicu derasnya arus Sungai Kupang setelah wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas tinggi. 

Baca Juga: TPA Bojonglarang Kabupaten Pekalongan Longsor, Sampah Meluber ke Sungai dan Kebun Warga

“Benar, kejadian itu di Dukuh Krompeng, Desa Krompeng. Tanah di pinggiran tebing Sungai Kupang ambles dan bergerak ke bawah,” ujarnya.

Menurut Argo, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dampak kerusakan cukup membahayakan.

Sejumlah rumah yang berada di dekat tebing mengalami ancaman serius akibat retakan tanah. Bahkan, satu rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga: Dua Jalur Tertutup Longsor Kabupaten Pekalongan Sudah Kembali Normal

“Tanah di pinggiran tebing retak, dan satu rumah warga mengalami retak cukup parah. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD dan DPU Kabupaten Pekalongan untuk asesmen teknis lanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil Talun Kapten Inf Sutriyono mengatakan, pihak Koramil bersama Babinsa dan warga setempat langsung melakukan evakuasi sejak siang hari.

“Babinsa Koramil Talun bersama warga Desa Krompeng melaksanakan evakuasi warga terdampak tanah longsor akibat hujan lebat,” kata Sutriyono.

Baca Juga: Longsor Sempat Tutup Jalur Karanganyar-Lebakbarang Kabupaten Pekalongan

Ia menegaskan, hujan deras menjadi pemicu utama longsor di lokasi tersebut. Beberapa rumah terdampak sehingga warga harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman. 

“Saat ini warga sudah dievakuasi demi keselamatan,” tegasnya.

Keterangan warga setempat, Mursabdo, menyebutkan satu rumah mengalami kerusakan akibat pondasi yang ambles sekitar 10 sentimeter. Akibatnya, dinding rumah mengalami retak-retak. 

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Jalan Kemploko-Tombo Batang Tertutup Longsor, Alat Berat Dikerahkan

“Yang rusak rumah milik Pak Lebe Krompeng,” ujarnya.

Data sementara mencatat, panjang tanah yang ambles mencapai sekitar tujuh meter.  Kondisi tersebut masih berpotensi bergerak jika hujan kembali turun dan debit Sungai Kupang meningkat. 

Hingga Jumat sore, Forkopimcam Talun masih terus memantau perkembangan kondisi tanah di lokasi kejadian.

Baca Juga: Batang Diterjang Banjir dan Longsor, Bupati Faiz Terobos Banjir Salurkan Bantuan

Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, petugas memasang garis polisi di sekitar area longsor dan mengimbau warga agar tidak mendekati tebing sungai demi keselamatan. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#talun #ambles #kabupaten Pekalongan #longsor #Krompeng #SUNGAI KUPANG