Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dua Pekan Banjir di Tirto Kabupaten Pekalongan Masih Tinggi, Seluruh Desa Mulyorejo Masih Terendam

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:55 WIB

BANJIR: Tangkapan layar citra udara kondisi banjir di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.
BANJIR: Tangkapan layar citra udara kondisi banjir di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sudah dua pekan banjir di wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekakongan, belum surut.

Genangan awet karena Sungai Sengkarang dan Bremi-Meduri masih saja limpas seiring hujan yang hampir tiap hari turun. Desa Mulyorejo, Karangjompo, dan Tegaldowo, dan sekitarnya masih terendam.

Camat Tirto Siswanto mengatakan, genangan sebenarnya sudah mulai surut meski sangat lambat. Ketinggian genangan pada Kamis 29 Januari 2026, kisaran 20-100 sentimeter. 

Baca Juga: Peduli Korban Banjir, KEK Industropolis Batang Salurkan Bantuan Logistik ke Sejumlah Titik

"Ketinggian air mengalami penurunan, saat ini sekitar 20 - 100 cm. Total pengungsi 1.483 jiwa dari 5 desa, tersebar di 16 posko pengungsian," ucapnya.

Jumlah pengungsi tersebut juga berkurang dari data sebelumnya pada Selasa 27 Januari 2026 sebanyak 1.719 jiwa. 

Sekretaris Desa (Sekdes) Mulyorejo Akhmad Nurul Hudha mengatakan, sudah 15 hari genangan tak surut signifikan. Ia menambahkan, tak ada titik yang kering di Mulyorejo,  semua RT terendam. 

Baca Juga: Korban Banjir Pekalongan Diajari Polisi Kelola Stres dan Bangkit Hadapi Musibah

"Paling dalam di RT 4 dan 6, air setinggi pusar hampir sedada orang dewasa," katanya, Kamis 29 Januari 2026.

Warga Mulyorejo yang masih mengungsi juga masih banyak, sekitar 500-an jiwa.

"Itu belum termasuk yang mengungsi di tempat saudara atau kerabat. Itu tidak terdata," terang Hudha.

Baca Juga: Anjing Pelacak Turun Tangan Cari Kakek Tertimbun Longsor di Pemalang Pasca Banjir

Di Desa Karangjompo genangan juga masih tinggi. Faisol, salah seorang warga Karangjompo mengatakan, genangan di jalan depan rumahnya masih selutut.

"Karangjompo Timur masih seperut ada juga yang sedada. Kalau yang utara sepinggang," ucapnya.

Meski rumahnya terendam Faisol tidak mengungsi. Ia menjaga rumah sambil memastikan barang-barang, terutama elektronik, aman.

Baca Juga: Pegawai BI Turun Tangan Bantu Banjir Pantura, Salurkan Donasi hingga Logistik

Sepeda motor dititipkan di dekat tanggul yang relatif aman dari genangan tinggi. "Saya jaga rumah, yang mengungsi ibu saya," ungkapnya.

Sebagai upaya mengurangi genangan, Pemkab Pekalongan telah mendatangkan empat unit mobil pompa air (mobile pump) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu 28 Januari 2026. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #banjir #mulyorejo #pekalongan #tirto #tegaldowo #Karangjompo