Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

IKA SMANKA Turun Tangan, Bantu Korban Banjir Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 2 Februari 2026 | 09:15 WIB

PEDULI: IKA SMANKA saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir Pekalongan.
PEDULI: IKA SMANKA saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri Kajen (IKA SMANKA) ikut turun tangan membantu korban banjir di Kabupaten Pekalongan.

Bantuan tahap pertama disalurkan ke posko dapur umum di Sukun, Sabtu 31 Januari 2026. 

Bantuan yang diberikan berupa pakaian anak dan dewasa, obat-obatan, vitamin, air mineral, makanan ringan, gula, teh, biskuit, serta pampers untuk bayi.

Baca Juga: Peduli Korban Banjir, KEK Industropolis Batang Salurkan Bantuan Logistik ke Sejumlah Titik

Seluruh bantuan disalurkan untuk menunjang kebutuhan dasar warga terdampak banjir.

Ketua Umum IKA SMANKA Mayjen TNI Dr. Oni Junianto melalui Ketua Harian IKA SMANKA Supriyadi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap warga yang terdampak bencana.

IKA SMANKA berharap kehadiran bantuan itu bisa meringankan beban para korban sekaligus memberi dukungan moral.

Baca Juga: Imbas Longsor Pranten, Pengungsi Capai 689 Orang, Pemkab Batang Kirim Bantuan Bahan Pangan

Banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan sejak pertengahan Januari 2026 berdampak cukup luas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Agus Pranoto menyebutkan, genangan banjir merendam delapan kecamatan dan 31 desa.

Sebanyak 11.582 rumah terendam, dengan 19.190 kepala keluarga atau sekitar 60.164 jiwa terdampak.

Baca Juga: Seminggu Ini Banjir Awet Rendam Jalan dan Rumah Warga, Annitho Aswaja Salurkan Bantuan

Hingga kini, masih terdapat 1.513 pengungsi yang bertahan di 18 titik pengungsian.

“Banjir mulai terjadi sejak 18 Januari. Meski jumlah titik pengungsian berkurang, kebutuhan logistik warga masih bergantung pada dapur umum,” kata Agus.

BPBD mencatat, saat ini terdapat 11 dapur umum yang masih beroperasi untuk melayani pengungsi dan warga terdampak banjir. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #banjir #SMANKA #IKA #bantuan