RSUD Kraton Raih Penghargaan Pengumpulan Zakat Terbaik UPZ Awards Baznas Kabupaten Pekalongan
Nanang Rendi Ahmad• Selasa, 10 Februari 2026 | 18:15 WIB
PRESTASI: RSUD Kraton saat menerima penghargaan UPZ Awards Baznas Kabupaten Pekalongan, diserahkan oleh Bupati Fadia Arafiq, Selasa (10/2/2026).
METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Konsistensi RSUD Kraton dalam mendukung pengelolaan zakat berbuah apresiasi.
Rumah sakit milik Pemkab Pekalongan itu menerima penghargaan kategori Pengumpulan Terbaik pada ajang UPZ Awards Baznas Kabupaten Pekalongan 2026, yang digelar di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa 10 Februari 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam rangkaian Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Pekalongan.
RSUD Kraton dinilai konsisten dan optimal dalam menghimpun zakat dari jajaran pegawai serta menyalurkannya melalui Baznas untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya menegaskan, peran UPZ di instansi pemerintah, termasuk rumah sakit, sangat strategis dalam memperluas manfaat zakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan UPZ terbukti mampu menghadirkan solusi cepat bagi persoalan sosial di masyarakat.
“Kalau lewat mekanisme pemerintah ada proses karena ini uang negara. Tapi Baznas sangat membantu kami. Saat ada kondisi darurat seperti rumah ambruk, penanganannya bisa cepat,” ujar Fadia.
Capaian RSUD Kraton ini sekaligus menunjukkan bahwa institusi layanan kesehatan tidak hanya berperan dalam pelayanan medis, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam penguatan solidaritas sosial.
Dana zakat yang terhimpun dari lingkungan RSUD Kraton disalurkan untuk berbagai program, mulai dari bantuan kemanusiaan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Sekretaris Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahyani turut mengapresiasi peran aktif UPZ di Kabupaten Pekalongan, termasuk RSUD Kraton, yang dinilai mampu menjaga tren positif penghimpunan zakat.
Ia menyebut dukungan pimpinan instansi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan zakat di daerah.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan KH Muhtarom menyampaikan bahwa total penghimpunan zakat tahun 2025 mencapai Rp 6,2 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Dana tersebut, kata dia, kembali disalurkan untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan melalui berbagai program strategis.
Penghargaan yang diraih RSUD Kraton diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen rumah sakit untuk terus menumbuhkan budaya berbagi.
Sekaligus memperkuat peran RSUD Kraton sebagai institusi pelayanan publik yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga hadir dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan sosial. (nra/ida)