Boim mengaku tidak memiliki masalah pribadi yang bisa memicu aksi tersebut. “Saya tidak bisa menebak siapa pelakunya. Tidak ada masalah pribadi yang saya rasakan,” katanya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan satu proyektil jenis timah berwarna perak sepanjang kurang lebih satu sentimeter sebagai barang bukti.
Karena itulah, Kepolisian Polda Jateng bersama Polres Pekalongan kembali turun ke lokasi untuk olah TKP pada Minggu 15 Februari 2026. (nra/ida)