Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bermain Mercon Rakitan, Dua Remaja di Kabupaten Pekalongan Luka Berat

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 23 Februari 2026 | 18:50 WIB

MASIH DIRAWAT: Kondisi salah satu remaja yang terkena ledakan mercon, masih dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, Minggu (22/2/2026).
MASIH DIRAWAT: Kondisi salah satu remaja yang terkena ledakan mercon, masih dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, Minggu (22/2/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Mercon meledak dan memakan korban kembali terjadi pada Ramadan kali ini.

Sejumlah remaja di Kabupaten Pekalongan, terkena ledakan mercon rakitan yang mereka mainkan.

Dua di antaranya cedera serius dan tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa terjadi pada Jumat (20/2/2026) pagi di sebuah pematang sawah wilayah RT 06 RW 02, Desa Paweden, Kecamatan Buaran.

Mulanya, sekelompok remaja hendak menautkan mercon ke balon udara yang rencananya akan diterbangkan.

Namun, mercon keburu meledak sebelum sempat diterbangkan.

Ps Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo mengatakan, petasan tersebut sebelumnya dirakit di rumah salah satu korban.

Saat proses pemasangan ke balon udara, ledakan mendadak terjadi dan mengenai para remaja yang berada di lokasi.

“Petasan tiba-tiba meledak saat hendak ditautkan pada balon udara,” ujarnya.

Seluruh korban diketahui masih berstatus pelajar. Dua di antaranya mengalami luka cukup serius dan masih menjalani perawatan intensif di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.

Pihak RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan mengonfirmasi telah menerima dua pasien korban ledakab mercon tersebut. 

Manajer Pelayanan Medis, dr. Maria Ulfa, menjelaskan pasien pertama berinisial MAA, 11, warga Karangdadap, mengalami luka robek dan cedera pada tangan kanan akibat ledakan.

Korban langsung mendapat penanganan di IGD sebelum dirawat inap untuk observasi dan perawatan lanjutan oleh dokter spesialis ortopedi.

Sementara korban kedua, MKF, 14, warga Banyurip Ageng, lebih kritis. Ia mengalami trauma ledakan dengan luka robek pada bola mata kiri.

"Karena terdapat luka robek pada bola mata, pasien memerlukan penanganan spesialis mata lanjutan. Saat ini pasien sedang dalam proses transfer ke rumah sakit rujukan di RSUP Kariadi Semarang," terang Maria.

Polres Pekalongan Kota menyayangkan kejadian ini, terlebih melibatkan anak-anak. Kepolisian mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya saat Ramadan yang kerap dan berulang diwarnai tradisi petasan dan balon udara. (nra/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#mercon #kabupaten Pekalongan #mercon meledak #balon udara