Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Mendikdasmen Masuk Pekalongan, Jalannya Brogral-Brogal

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 3 April 2026 | 18:35 WIB
SILATURAHMI: Mendikdasmen Abdul Mu
SILATURAHMI: Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Plt Bupati Pekalongan Sukirman dalam acara Silaturahmi dan Pengajian Akbar Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat 3 April 2026. (DOK. MUHAMMADIYAH KABUPATEN PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sebuah celetukan langsung mencuri perhatian dalam acara Silaturahmi dan Pengajian Akbar Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Jumat 3 April 2026.

Celetukan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti.

Di hadapan ribuan jamaah, ia bercerita soal pengalamannya saat dalam perjalanan dan memasuki wilayah Pekalongan.

“Tadi saya di perjalanan merasakan. Begitu dari jalan tol, kok kemudian jalannya brogal-brogal (bergeronjal), (kemudian saya membatin), oh sepertinya sudah masuk Pekalongan ini,” ujarnya, disambut gelak tawa hadirin.

Konteksinya, celetukan itu diutarakan Abdul Mu'ti untuk menanggapi salah satu poin sambutan Plt Bupati Pekalongan Sukirman.

Sukirman yang sambutan sebelum menteri menyampaikan soal PR (pekerjaan rumah) yang tengah dihadapi Kabupaten Pekalongan. Salah satunya soal banyaknya jalan rusak.

"Tapi Alhamdulillah, tadi Pak Plt Bupati sudah sampaikan bahwa beliau akan segera menyelesaikannya. Tentu ini akan kita dukung penuh," sambung Abdul Mu'ti. 

Sukirman, dalam sambutan, awalnya menyampaikan soal sederet prestasi Kabupaten Pekalongan di bidang pendidikan dan pembangunan manusia. Salah satunya yakni keberhasilan 

menurunkan angka anak tidak sekolah (ATS) secara signifikan hingga menjadi yang terbaik di Jawa Tengah.

Sukirman juga menyebut, penyelesaian lebih dari separo persoalan sektor pendidikan dan kesehatan Kabupaten Pekalongan dibantu oleh Muhammadiyah.

"Tapi Prestasi-prestasi pembangunan manusia yang kami capai itu tidak ada artinya kalau jalan rusak. Karena persoalan jalan ini, menjadi etalase kita semua,” kata Sukirman.

Menurutnya, Pemkab Pekalongan telah menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

Pada 2026, anggaran akan diefisiensikan dan difokuskan untuk tahap awal perbaikan jalan. Sementara pada 2027, pemkab menargetkan sebagai “tahun infrastruktur”, dengan prioritas utama pembenahan jalan di berbagai wilayah.

"Kami optimistis, tahun 2027 insyaallah akan kami canangkan sebagai tahun infrastruktur, khususon untuk perbaikan jalan," ucap Sukirman. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #pendidikan #muhammadiyah