METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kebijakan Work From Home (WFH) yang mulai diterapkan pemerintah tidak menyasar sektor pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menegaskan bahwa sekolah tetap berjalan normal dan tidak terdampak kebijakan tersebut.
“WFH itu tidak berlaku untuk sekolah. Jadi sekolah tetap masuk sebagaimana biasa. Karena sekolahnya masuk, ya guru-gurunya juga tetap masuk,” terangnya saat ditemui usai menghadiri acara Silaturahmi dan Pengajian Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Jumat 3 April 2026.
Penegasan itu disampaikan untuk meluruskan pemahaman masyarakat yang kerap menyamakan seluruh sektor dengan kebijakan WFH.
Menurut dia, kegiatan belajar mengajar tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa terganggu oleh pola kerja fleksibel.
Ia menyebut, Kebijakan WFH yang mulai ini bukan karena kondisi ekonomi nasional sedang tertekan, melainkan untuk mebudayakan hidup hemat.
“Secara ekonomi kita ini masih sangat baik. Jadi, WFH ini dibuat bukan karena ada krisis, melainkan untuk membudayakan hidup hemat, sesuai arahan Bapak Presiden," katanya.
Abdul Mu’ti juga menyinggung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memastikan distribusi program tersebut akan mengikuti kalender sekolah.
“Kalau sekolah libur, ya MBG tidak dibagikan. Tapi kalau sekolah masuk, tetap dibagikan,” pungkasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla