METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Ketenangan warga Dukuh Miren, Desa Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, sempat terusik oleh kemunculan seekor kerbau jantan mengamuk di area perkebunan.
Usut punya usut, ternyata binatang ternak tersebut sudah dua hari dicari oleh pemiliknya.
Peristiwa bermula pada Kamis sore 2 April 2026. Saat itu, seorang penggembala tengah memandikan dua ekor kerbau milik Sarip, 68, di aliran Sungai Kupang yang menjadi batas wilayah Karangdadap dan Warungasem, Kabupaten Batang.
Tiba-tiba kedua kerbau meronta dan melarikan diri ke arah berbeda. Satu ekor berhasil diamankan di Desa Masin, Kabupaten Batang.
Sementara satu ekor lainnya hilang setelah menyeberangi sungai ke arah Desa Pangkah, Karangdadap.
Selama dua hari, kerbau tersebut tidak diketahui keberadaannya. Hingga akhirnya, Sabtu pagi 4 April 2026, hewan itu muncul di perkebunan Dukuh Miren dalam kondisi stres dan mengamuk.
“Warga yang melihat melapor ke kami karena khawatir kerbau masuk ke pemukiman,” kata Kapolsek Karangdadap AKP Suminto.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Kerbau berukuran besar itu terus berlari di area perkebunan yang rimbun, sehingga menyulitkan petugas.
Polisi bersama warga kemudian menggunakan tali pengikat serta teknik penggiringan secara perlahan untuk menenangkan hewan tersebut.
Setelah hampir satu jam, kerbau akhirnya berhasil dikendalikan. Hewan ternak tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam kondisi sehat.
Proses evakuasi pun tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla