Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Batang Siap Jadi ‘Kota Terang’ 2027, Ukir Sejarah, Pertama Terapkan Skema KPBU pada 11 Ribu PJU

Riyan Fadli • Kamis, 9 April 2026 | 11:44 WIB
Bupati Batang M Faiz Kurniawan (RIYAN FADLI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
Bupati Batang M Faiz Kurniawan (RIYAN FADLI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Kabupaten Batang bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur daerah. 

Batang diproyeksikan mencetak sejarah sebagai kabupaten pertama di Jawa Tengah (Jateng) yang mengimplementasikan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) atau Penerangan Jalan Umum (PJU).

Bupati Batang M Faiz Kurniawan menjelaskan, total kebutuhan PJU di seluruh pelosok Kabupaten Batang mencapai 11.000 titik.

Mengingat keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), proses pemasangan akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027.

“Untuk memenuhi seluruh kebutuhan PJU se-Kabupaten Batang, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar,” jelasnya.

Bupati menegaskan, pemerataan akses penerangan ini sangat krusial untuk menjamin keselamatan warga masyarakat, membentang dari wilayah Wonotunggal hingga Gringsing. Targetnya, seluruh titik bisa tuntas menyala pada 2027 mendatang.

“Kalau seluruh anggaran itu (Rp 200 M, red) langsung kita gunakan dalam satu tahun, Maka perbaikan jalan dan sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan tidak bisa berjalan,” tegas Faiz.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang, Bagus Pambudi turut mengungkapkan, arah kebijakan pembangunan di tahun 2027 akan difokuskan pada proyek-proyek infrastruktur strategis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.

“Penekanan kami di 2027 adalah proyek infrastruktur strategis. Melalui KPBU APJ, Batang akan menjadi kabupaten pertama di Jawa Tengah yang menerapkan skema ini,” terangnya.

Langkah nyata transformasi wajah Kabupaten Batang menuju "Kota Terang" kini sudah mulai berjalan. Pasca penandatanganan kesepakatan induk bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Maret lalu, tahapan krusial selanjutnya akan digeber pada April 2026 ini melalui proses market sounding.

“Menariknya, proyek ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Project Development Facility (PDF). Dana pendampingan sebesar Rp 10 miliar akan dikucurkan oleh Kementerian Keuangan untuk mendanai proses lelang, studi kelayakan, hingga peningkatan kapasitas SDM,” jelasnya.

Dengan kucuran dana PDF ini, APBD Kabupaten Batang dipastikan aman dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk proses awal.

Menariknya, ini merupakan fasilitas PDF pertama di Indonesia untuk skema KPBU skala kecil. Pembangunan fisik PJU sendiri ditargetkan mulai digarap pada akhir 2026.

“Harapan Pak Bupati, Batang sudah menyala terang pada April 2027, bertepatan dengan HUT Batang. Selain masalah penerangan, Pemkab Batang juga serius menangani persoalan lingkungan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul,” ungkapnya.

Selain fokus pada penerangan jalan, infrastruktur lingkungan juga menjadi prioritas. Proyek TPST Sentul yang didanai langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini dijadwalkan masuk ke tahap pemenang lelang pada Mei 2026.

Bagus memaparkan, kendati pembangunan fisiknya akan dikebut tahun ini, operasional penuh TPST Sentul diprediksi baru bisa berjalan pada November 2027.

Saat ini, Pemkab Batang tengah bergerak cepat menyiapkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus yang akan mengelola fasilitas vital tersebut.

“Setelah dibangunkan pusat, pengelolaan akan diserahkan ke Pemda. Kami harus menyiapkan anggaran operasionalnya. Nantinya, hasil residu dari TPST ini akan ditangkap oleh Indocement,” pungkasnya.

Kehadiran TPST Sentul ini diyakini akan menjadi kunci utama dalam mengurai carut-marut persoalan sampah, khususnya yang selama ini menjadi keluhan warga di wilayah Kabupaten Batang bagian timur. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Skema KPBU #APJ #Kota Terang #pju #pemkab Batang