Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Pekalongan, Suguhkan Sintren hingga Dalang Cilik

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 1 Mei 2026 | 18:20 WIB
KEBUDAYAAN: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman saat mengunjungi Pekan Kebudayaan Daerah, Kamis (30/4/2026).
KEBUDAYAAN: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman saat mengunjungi Pekan Kebudayaan Daerah, Kamis (30/4/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemkab Pekalongan menunjukkan perhatiannya pada pelestarian budaya.

Lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Pemkab menggelar Pekan Kebudayaan Daerah 2026 selama empat hari.

Menyuguhkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran budaya, pentas sintren, pagelaran wayang kulit, hingga lomba dalang cilik.

Pekan Kebudayaan Daerah tersebut berlangsung sejak 29 April-2 Mei nanti. Sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Kholid mengatakan, festival tersebut tidak sekadar hiburan tetapi juga sarana edukasi budaya bagi pelajar. 

 “Warisan kebudayaan perlu terus dilestarikan dan disosialisasikan kepada anak didik agar tidak terputus,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Salah satu agenda utama adalah workshop (lokakarya) seni sintren yang melibatkan guru dari jenjang TK hingga SMP.

Hasil pelatihan itu akan dipentaskan secara massal pada puncak acara.

Selain itu, digelar pula berbagai lomba seperti menggambar, mewarnai, hingga Lomba Dalang Anak (LDA) 2026.

Menurut Kholid, apresiasi seni menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa.

Melalui kegiatan tersebut, kemampuan berkarya, nilai estetika, serta kesadaran budaya diharapkan meningkat.

Festival ini juga diramaikan pula dengan pameran seni dan budaya melibatkan 19 kecamatan.

Sekitar 20 stan menampilkan produk budaya, karya seni, hingga warisan budaya tak benda dari masing-masing wilayah.

Menariknya, pemenang Lomba Dalang Anak akan langsung tampil dalam pagelaran wayang kulit pada malam penutupan.

Selain itu, penyanyi muda Raini dijadwalkan hadir untuk menghibur sekaligus memotivasi peserta.

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengaku terkesima dengan festival ini. Ia sempat berkeliling ke stan-stan pameran.

Salah satu yang mencuri perhatiannya adalah kreativitas pelajar yang megolah minyak jelantah menjadi sabun dan inovasi batik semprot. 

“Ini menunjukkan kreativitas anak-anak kita sangat luar biasa,” katanya.

Melalui Pekan Kebudayaan Daerah 2026, pemerintah berharap kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional semakin kuat, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif berbasis budaya di daerah. (nra) 

Editor : Agus AP
#Pekan Kebudayaan Daerah #Sintren #Dalang Cilik #Warisan kebudayaan #hardiknas