Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Gaungkan Kerukunan di Haul Mbah Wali Tandur

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 2 Mei 2026 | 01:05 WIB
HAUL : Plt. Bupati Pekalongan Sukirman khidmat mengikuti Haul Akbar ke-41 di Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Selasa 28 April 2026. (DOK. PROKOMPIM KABUPATEN PEKALONGAN)
HAUL : Plt. Bupati Pekalongan Sukirman khidmat mengikuti Haul Akbar ke-41 di Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Selasa 28 April 2026. (DOK. PROKOMPIM KABUPATEN PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Haul Akbar Mbah Wali Tandur kembali digelar oleh masyarakat Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Selasa 28 April 2026.

Kali ini adalah haul ke-41. Plt. Bupati Pelalongan Sukirman mengajak masyarakat menggaungkan nilai kerukunan dan solidaritas yang ditanamkan oleh Mbah Wali Tandur.

Sukirman mengatakan, persatuan dan kerukuna menjadi pondasi kuat bagi kemajuan daerah. Itu sesuai dengan nilai yang ditanamkan para sesespuh dan ulama, termasuk Mbah Wali Tandur.

Menurut Sukirman, kerukunan di Kabupaten Pekalongan masih terjaga. Baik antaragama maupun antar-organisasi kemasayarakatan (ormas) islam. 

"Ini tentu saja modal yang baik sekali, modal yang kuat, pondasi yang kuat untuk menciptakan pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Sukirman mengungkapkan bahwa Kecamatan Paninggaran menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan sebagai kecamatan berdaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia menilai, berbagai capaian di Paninggaran, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga religiusitas, menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

“Alhamdulillah, ini menjadi contoh dan role model dan prestasi-prestasi ini juga berperan menyokong pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.

Meski demikian, Sukirman mengakui bahwa masih terdapat ketimpangan antara pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dalam beberapa tahun ke depan.

Pada tahun 2027, kata dia, Pemkab Pekalongan akan memprioritaskan sebagian besar anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan. 

“Insya Allah tahun 2026, 2027, hingga 2028 nanti tidak ada lagi jalan yang membahayakan saat dilalui,” ungkapnya.

Kegiatan pengajian haul ini menghadirkan sejumlah ulama kondang sebagai penceramah seperti KH. Ahmad Muwafiq, KH. Rikza ‘Amiq, LC. MA, KH Tajuddin Shorih. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Haul Mbah Wali Tandur #toleransi agama #Plt Bupati Pekalongan Sukirman