METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Lomba Uji Kompetensi Pilar Kebangsaan se-Kabupaten Pekalongan sukses digelar, Senin 18 Mei 2026.
Lomba yang digelar MGMP Pendidikan Pancasila ini diikuti 100 peserta dari 50 sekolah.
Marsha Anindita Nova, siswa dari SMP Negeri 2 Wiradesa keluar sebagai juara pertama.
Peringkat kedua diraih Novie Amelia dari SMPN 1 Kandangserang.
Sementara posisi ketiga ditempati Manggala Dhyaksa Prabaswara dari SMP Negeri 1 Kajen.
"Juara pertama sampai ketiga mendapat piagam, tropi, dan uang pembinaan. Masing-masing Rp 1 juta, Rp 750, dan Rp 500," kata Ketua Panitia, Kusnanto.
Ketua MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Pekalongan Eko Budi Prayitno mengatakan, kompetisi ini menjadi salah satu upaya memetakan pemahaman siswa terhadap materi Empat Pilar Kebangsaan.
Sekaligus memberi ruang kompetisi akademik di bidang Pendidikan Pancasila.
“Tahun ini formatnya memang kami buat berbeda. Tidak memakai model cerdas cermat seperti sebelumnya, tetapi uji kompetensi individu supaya bisa terlihat kemampuan masing-masing siswa secara lebih objektif,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh peserta mengerjakan soal melalui Google Form menggunakan ponsel masing-masing.
Sistem ujian dilengkapi token khusus untuk setiap peserta agar akses soal tetap aman dan meminimalkan potensi kecurangan.
“Setiap anak memiliki token sendiri, jadi tidak bisa saling membuka akses. Penilaiannya juga langsung berdasarkan nilai tertinggi,” terangnya.
Selain menentukan juara, hasil kompetisi ini juga akan menjadi bahan evaluasi MGMP untuk pembinaan siswa ke depan.
Termasuk kemungkinan menyiapkan wakil Kabupaten Pekalongan bila ada agenda serupa di tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan Kholid mengatakan, uji kompetensi ini bukan sekadar lomba melainkan sekaligus upaya pembinaan berkelanjutan kepada pelajar tentang pilar kebangsaan.
"Ini juga langkah untuk menyongsong Indonesia Emas yang lebih unggul, berkarakter kuat, dan siap menjadi penerus bangsa,” pungkasnya. (nra)
Editor : Ida Nor Layla