Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pelajar Kabupaten Pekalongan Bentrok di Api-Api Diminta Sungkem ke Ortu

Nanang Rendi Ahmad • Minggu, 24 Mei 2026 | 19:34 WIB
PEMBINAAN: Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf saat memberi pembinaan kepada para pelajar yang terlibat tawuran di Api-Api, Wonokerto.
PEMBINAAN: Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf saat memberi pembinaan kepada para pelajar yang terlibat tawuran di Api-Api, Wonokerto.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Konvoi kelulusan pelajar yang berujung bentrok di Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berujung pembinaan.

Sebanyak 22 pelajar SMP yang diduga terlibat dipanggil bersama orang tua.

Mereka mendapat teguran langsung dari Kapolres Pekalongan dan diminta sungkem kepada orang tua masing-masing.

Peristiwa bentrokan pelajar ini viral, terjadi pada Selasa (19/5/2026) sore.

Video rekaman CCTV di sekitar lokasi tersebar di media sosial. Dari rekaman CCTV terlihat serombongan pelajar datang dari salah satu arah dengan sepeda motor.

Rombongan tersebut kemudian terlibat saling serang dengan kelompok pelajar lain di jalanan. 

Insiden itu membuat geram dan resah warga setempat.

Polisi dan warga sempat patroli mengantisipasi bentrok susulan.

Hari itu polisi langsung berhasil mengidentifikasi sejumlah pelajar yang terlibat.

Para pelajar bentrokan ini ternyata berasal dari salah satu SMP di Wiradesa dan Wonokerto.

Motifnya, diduga karena dipicu dendam lama antarsekolah.

Dalam pembinaan, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf memberi peringatan keras kepada para siswa. Identitas seluruh siswa yang terlibat didata. 

"Kami ingin adik-adik ini tetap bisa meraih cita-citanya. Tapi kalau nanti mengulangi lagi, kami sudah pegang data semuanya,” tegasnya.

Menurutnya, pembinaan ini sengaja melibatkan orang tua agar ada efek jera sekaligus pengawasan lebih ketat di rumah.

Sebagai langkah antisipasi bentrokan serupa, selain meningkatkan patroli, kepolisian akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, hingga pemerintah tingkat desa.

"Kami juga mengimbau para orang tua atau wali murid meningkatkan pengawasan," kata Rachmad. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#Api-Api #tawuran pelajar #kabupaten Pekalongan #Wiradesa #wonokerto