METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik Basri, 65, warga Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Rabu pagi 27 Mei 2026.
Ironisnya, kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemilik mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban Iduladha.
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari area ruang tamu.
Saat kejadian, korban bersama keluarga dan warga tengah bergotong royong melakukan penyembelihan dan distribusi daging kurban di lingkungan desa.
“Dari hasil olah TKP, titik awal kebakaran diduga berasal dari ruang tamu, tepatnya di area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” kata Kapolsek Karanganyar AKP Slamet Riyadi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika rumah ditinggal dalam kondisi kosong.
Sekitar pukul 07.30 WIB, korban pulang untuk mengambil peralatan penyembelihan. Namun sesampainya di rumah, korban mendapati kepulan asap tebal disertai api yang sudah membakar sebagian bangunan.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga.
Sejumlah warga berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sambil menghubungi Polsek Karanganyar, petugas pemadam kebakaran, serta PLN.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.
Namun saat api berhasil dijinakkan, kondisi rumah berukuran 6 x 10 meter dengan rangka atap kayu sengon dan genteng itu sudah hangus total.
“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut,” jelas Slamet.
Selain bangunan rumah, sejumlah barang elektronik, lemari pakaian, hingga kendaraan ikut terdampak kebakaran.
Korban juga mengaku uang tunai Rp 96 juta hasil penjualan sapi kurban yang disimpan di dalam lemari ikut terbakar.
Tak hanya itu, dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK sepeda motor juga hangus dilalap api. Total kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 196 juta. (nra)
Editor : Ida Nor Layla