Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Polisi Olah TKP Ponpes Padepokan Padang Ati, Masih Ada 15 Santriwati di Ponpes

Nanang Rendi Ahmad • Jumat, 29 Mei 2026 | 20:39 WIB
OLAH TKP: Petugas kepolisian Polres Pekalongan Kota saat memasang garis polisi di ponpes Padepokan Padang Ati untuk keperluan penyidikan, Jumat (29/5/2026).
OLAH TKP: Petugas kepolisian Polres Pekalongan Kota saat memasang garis polisi di ponpes Padepokan Padang Ati untuk keperluan penyidikan, Jumat (29/5/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pengusutan kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Padepokan Padang Ati (PPA), Simbang Kulon, Buaran, Kabupaten Pekalongan, terus berlanjut.

Penyidik Satreskrim Pekalongan Kota memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat 29 Mei 2026.

Pantauan Metropekalongan.com di lokasi, ponpes PPA tampak sepi.

Tak ada aktivitas santri di luar kompleks ponpes saat polisi mulai olah TKP.

Memang, sejak penangkapan AKF, kiai sekaligus pimpinan ponpes PPA yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, para orang tua telah menjemput para santri.

"Di dalam masih ada 15 santri. Mereka ini yang rumahnya jauh-jauh dan belum dijemput orang tuanya," kata Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto usai olah TKP.

Ia mengungkapkan, olah TKP melibatkan Tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Inafis.

Tim memeriksa sejumlah titik di area pondok, terutama aula yang disebut menjadi lokasi terjadinya peristiwa.

Meski demikian, polisi mengaku belum menemukan barang bukti baru dari hasil olah TKP tersebut.

"Tapi ini untuk mendapat gambaran utuh lokasi kejadian sesuai keterangan para saksi," ungkapnya.

Sampai saat ini, jumlah pelapor belum bertambah.

Polisi menyebut jumlahnya masih tetap enam orang yang merupakan alumni ponpes yang juga menjadi korban.

“Masih tetap enam orang itu,” katanya. 

Setiyanto mengatakan, proses olah TKP berjalan lancar dan kondusif.

Pengurus ponpes dinilai kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Sehari sebelumnya, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mendatangi ponpes.

Ia menyebut, Pemkab Pekalongan tengah berfokus upaya mitigasi dan pendampingan mental santri.

Pemkab juga tengah menyiapkan skema relokasi santri.

"Kami koordinasi juga dengan ponpes di sekitar sini, kurang lebih ada empat ponpes, nanti kami rencanakan untuk relokasi santri ke sana. Terutama yang rumahnya jauh-jauh, supaya tetap bisa sekolah. Karena santriwati ini ada yang sekolah di madrasah sekitar sini," ucapnya. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#Ponpes Padang Ati #Padepokan Padang Ati #Olah TKP #kabupaten Pekalongan #pekalongan