Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dukung Program Skrining TBC, RSUD Kraton Pakai X-Ray Portabel Berbasis AI

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 4 Juni 2026 | 16:26 WIB
KESEHATAN: RSUD Kraton bekerjasama dengan Polres Pekalongan dalam pelatihan tracer TBC, Rabu (3/6/2026).
KESEHATAN: RSUD Kraton bekerjasama dengan Polres Pekalongan dalam pelatihan tracer TBC, Rabu (3/6/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan serius mendukung program eliminasi tuberkulosis (TBC) di masyarakat.

Rumah sakit ini bahkan memanfaatan teknologi kesehatan terkini untuk menyukseskan program tersebut. 

Salah satunya dengan penggunaan perangkat X-Ray Portable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mempercepat proses skrining dan deteksi dini penyakit TBC.

Alat tersebut ditunjukkan saat saat pelatihan tracer TBC dan pemeriksaan kesehatan personel Polres Pekalongan, Rabu 3 Juni 2026.

Pelatihan tracer bagi personel Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan ini yang nantinya akan membantu proses pelacakan kontak erat pasien TBC di tingkat desa.

Dokter RSUD Kraton dr. Rosita menjelaskan, kegiatan skrining TBC merupakan bagian dari program kesehatan yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan penemuan kasus secara aktif.

Menurutnya, deteksi dini menjadi salah satu kunci penting dalam memutus rantai penularan penyakit tersebut.

“RSUD Kraton terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan skrining dan pelacakan kasus TBC secara aktif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Kraton menerjunkan perangkat X-Ray Portable terbaru dari Kementerian Kesehatan.

Alat ini memungkinkan pemeriksaan paru dilakukan dengan lebih cepat, praktis, dan efisien dibandingkan metode konvensional.

Keunggulan lainnya, hasil foto rontgen dapat langsung dianalisis menggunakan teknologi AI yang terhubung dengan laptop.

Dengan sistem tersebut, hasil skrining awal dapat diketahui dalam waktu kurang dari satu menit.

“Kalau alat sudah siap digunakan, proses pembacaan hasilnya tidak sampai satu menit. Ini sangat membantu karena tidak membutuhkan waktu lama untuk mengetahui hasil awal pemeriksaan,” kata dr Rosita.

Meski kapasitas pemeriksaannya sekitar 100 orang per hari, teknologi ini dinilai sangat efektif untuk mendukung program penemuan kasus TBC secara dini, terutama pada kelompok yang memiliki risiko tinggi atau kontak erat dengan penderita.

Menurut Rosita, pemanfaatan teknologi tersebut tidak hanya mempercepat proses pemeriksaan, tetapi juga mempermudah tenaga kesehatan dalam menjangkau masyarakat di berbagai wilayah. 

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menunjukkan bahwa selama Januari hingga Mei 2026 ditemukan 628 kasus TBC paru.

Angka tersebut menjadi tantangan sekaligus pengingat bahwa upaya penemuan kasus dan pencegahan penularan harus terus diperkuat.

Melalui inovasi layanan kesehatan, pemanfaatan teknologi modern, serta sinergi dengan berbagai pihak, RSUD Kraton optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung target eliminasi TBC di Kabupaten Pekalongan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan menjangkau masyarakat secara luas. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Skrining TBC #X Ray Portabel #kabupaten Pekalongan #RSUD Kraton #kesehatan