Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

PDAM Tirta Kajen Targetkan Tingkat Kebocoran Jaringan Turun ke 25 Persen

Nanang Rendi Ahmad • Rabu, 10 Juni 2026 | 18:31 WIB
LANGKAH PENCEGAHAN: Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid saat memimpin rapat tim untuk memantau wilayah-wilayah sumber air hingga jaringan. Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan terus berupaya menekan tingkat kehilangan air atau kebocoran jaringan.

Saat ini angka kebocoran masih berada pada kisaran 30 persen dan ditargetkan turun hingga 25 persen sesuai standar kinerja perusahaan.

Direktur PDAM Tirta Kajen Nur Wachid mengatakan, upaya perbaikan terus dilakukan terutama pada jalur distribusi utama dari sumber air Mudal hingga wilayah Karyomukti.

Menurut dia, sejumlah titik kebocoran berhasil ditemukan dan diperbaiki sehingga potensi kehilangan air dapat ditekan.

“Kami terus melakukan mitigasi jaringan dan perbaikan kebocoran. Alhamdulillah beberapa titik sudah ditemukan sehingga kehilangan air bisa diminimalkan,” katanya.

Nur Wachid menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan tingkat kebocoran masih cukup tinggi.

Faktor utama adalah usia jaringan perpipaan yang sudah tua sehingga memerlukan revitalisasi secara bertahap.

Namun demikian, penggantian jaringan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan perusahaan.

“Pipa yang sudah lama memang harus direvitalisasi. Tetapi tentu dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan perusahaan,” ujarnya.

Selain faktor usia pipa, kondisi geografis Kabupaten Pekalongan yang rawan bencana juga menjadi penyebab kerusakan jaringan.

Beberapa kejadian tanah longsor bahkan sempat menyebabkan pipa distribusi patah dan mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

Di sisi lain, sistem distribusi gravitasi yang digunakan juga memiliki risiko tersendiri.

Saat pemakaian air menurun pada malam hari, tekanan dalam pipa meningkat sehingga berpotensi memicu kebocoran apabila terdapat titik jaringan yang lemah.

“Pada malam hari tekanan pipa bisa sangat besar. Kalau ada titik yang tidak kuat, bisa jebol,” jelasnya. (nra)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #Nur Wachid #Perumda Air Minum Tirta Kajen #PDAM Tirta Kajen