METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan tampaknya mulai melirik acara-acara berbasis komunitas sebagai pintu menjangkau masyarakat dan alat penggerak ekonomi. Salah satunya lomba merpati kolong.
Plt. Bupati Pekalongan turut membuka lomba merpati kolong di Lapak Angkasa, Kecamatan Wonopringgo.
Lomba tersebut sebenarnya dihelat oleh Polres Pekalongan bertajuk Merpati Kolong Tinggi Kapolres Cup 2026 dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara. Namun, Sukirman hadir dan memeriahkan acara tersebut.
"Ini tentu membantu kami, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat maupun komunitas," kata Sukirman, Jumat 19 Juni 2026.
Selain itu, kata dia, ada efek berantai yang muncul dari penyelenggaraan lomba. Pedagang musiman mendapat pembeli, lahan parkir ramai, hingga para joki dan pekerja yang terlibat dalam perlombaan ikut memperoleh penghasilan.
"Di sana ternyata ada perputaran rezeki yang luar biasa. Para pedagang bisa berjualan, sektor parkir juga bergerak ketika lomba ini diselenggarakan. Artinya kegiatan ini turut meningkatkan ekonomi Kabupaten Pekalongan," ungkapnya.
Antusiasme peserta juga menunjukkan kegiatan berbasis komunitas masih memiliki daya tarik tinggi.
Ketua panitia Abrorio Bernando menyebut, hingga Jumat pagi sekitar 200 burung telah terdaftar. Angka itu diperkirakan terus bertambah karena pendaftaran masih dibuka hingga Sabtu 20 Juni 2026.
"Biasanya, dalam gelaran seperti ini, peserta bisa tembus sampai 700-an ekor merpati," katanya.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf berekspektasi, kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, komunitas, dan masyarakat.
"Tentu bagi komunitas ini dapat menjadi sarana penyaluran hobi. Bagi kepolisian dan pemerintah, ini diharapkan menjadi saluran untuk menciptakan suasana guyub dengan masyarakat," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla