Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

ABK Yang Ditemukan Tewas, Dikenal Tertutup, Sempat Berkelahi Saat Dikapal

Adityo Dwi Riyantoto • Minggu, 5 Juli 2026 | 18:35 WIB
OLAH TKP: Polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
OLAH TKP: Polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

METROPEKALONGAN.COM, Kajen- Penemuan jasad pemuda di kamar mandi rumahnya membuat gempar warga Desa Kebonsari Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Minggu (5/7/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. 

Korban adalah Danial Faza, 20, merupakan Anak Buah Kapal (ABK) yang saat ini sedang tidak bekerja.

Korban ditemukan di rumah yang dihuni oleh empat orang. Yakni korban dan dua kakak perempuan serta satu kakak laki-laki. Korban kali pertama ditemukan oleh salah satu kakaknya. Sementara orang tuanya tengah merantau.

Menurut Zainul, 25, teman dekat korban, sejak korban pulang dari menjadi ABK, belakangan sering nongkrong bersama teman-teman.Ia terakhir kali bertemu dengan korban sekitar 4 atau 5 hari lalu.

Selama berteman, kata dia, korban jarang bercerita soal masalah pribadi. Namun, setelah lebaran kemarin, korban sempat bercerita bahwa di kapal ia pernah ada perselisihan dan berkelahi. 

Baca Juga: Dugaan Pembunuhan di Karangdadap, Korban Sempat Nongkrong di Teras Rumah Sebelum Ditemukan Tewas

"Dulu sih pernah cerita, sewaktu habis lebaran itu, dia katanya  di kapal berantem. Terus baikan lagi. Berantem lagi, begitu. Perselisihan biasa. Kalau masalah keluarga saya kira tidak ada. Kalau asmara saya tidak tahu. Utang piutang juga tidak tahu sih," terangnya.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, dugaan sementara ini merupakan kasus pembunuhan. 

Baca Juga: Sehari Sebelum Ditemukan Tewas, Warga Melihat Korban di Teras Rumahnya

Namun pihaknya belum bisa memastikan itu berserta detailnya. Korban saat ini tengah berada di RSUD Kraton untuk pemeriksaan dan visum. Ia mengungkapkan, luka sayat pada leher korban sepanjang 3-5 sentimeter.

"Dugaan, sementara, ini pembunuhan. Tapi kami masih pendalaman dan menunggu hasil visum," terangnya (nra/dit)

 

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#korban pembunuhan #anak buah kapal #abk dibunuh #kajen pekalongan #pembunuhan kajen