Mahasiswa KKN UIN Gus Dur Bantu Marbot Masjid Peroleh Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Magang • Dipublikasikan Selasa, 7 Juli 2026 | 19:07 WIB
BANTU MARBOT MASJID : Mahasiswa KKN UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan membantu marbot masjid mendaopatkan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa 6 Juli 2026. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
BANTU MARBOT MASJID : Mahasiswa KKN UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan membantu marbot masjid mendaopatkan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa 6 Juli 2026. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan tidak hanya sekedar mengabdi kepada masyarakat. 

Lewat program Bank Sampah mahasiswa membantu marbot majid mendapatkan asuransi yang lewat BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu peserta KKN Fina Rahma mengatakan, selama ini banyak marbot yang kurang mendapat perhatian.

Padahal mereka bekerja setiap hari, membersihkan masjid perlengkapan salat, sampai jaga keamanan demi kenyamanan ibadah warga.

“Selama ini mereka tidak ada jaminan atas pekerjaan mereka, ini waktunya kami punya andil,” kata Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasara (PGSD) pada Selasa 6 Juli 2026 saat acara Pembekalan KKN UIN Gus Dur. 

Fina menambahkan, untuk program KKN kali ini, pihak kampus UIN Gus Dur berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan.

Untuk berikan asuransi pekerja-pekerja diluar sana yang masih belum mendapatkan hak atas pekerjaan mereka.

“Karena saya yakin masih banyak yang tidak tahu tentang BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu kami akan hadir langsung,” serunya.

Rekan Mahasiswa KKN lain, Intan menjelaskan, nantinya program ini terintegrasi dengan bank sampah.

Yang mana, pengelolaannya melibatkan takmir dan warga setempat, agar program ini tidak selesai begitu saja pas KKN berakhir

“Hasil dari bank sampah ini untuk membayar iuran perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya tidak hanya marbot tapi juga masyarakat di sekiar masjid,” ucapnya semangat.

Intan juga mengaku senang bisa menjadi bagian dari KKN yang berkolaroborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan ini,

Ternyata program sederhana ini bisa menjadi ruang pejuang agama di luar sana terlindungi dan mendapatkan asuransi lewat BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagi kami ini tentu menyenangkan, karena apa yang kami lakukan bermanfaat,” ujarnya

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Widhi Astri Aprillia Nia mengatakan, tema besar yang diambil oleh LP2M untuk mahasiswa KKN tahun ini selaras dengan program tematik BPJS Ketenagakerjaan.

Pihaknya sangat salut dengan tema yang dipilih, itu artinya pengabdian ini tidak hanya berfokus kepada ecoteologinya saja atau pemberdayaan masjidnya.

“Program ini menarik, karena bisa membantu para pekerja masjid dan masyarakat kecil sekitar mendapatkan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan Hak mereka,” katanya. (salwa.najaha/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
marbot masjid BPJS Ketenagaakerjaan UIN Gus Dur Pekalongan