METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kemenangan dramatis timnas Argentina atas Mesir dalam laga Piala Dunia 2026 masih terngiang di kepala para penggemarnya.
Salah satunya Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, yang mengaku sempat deg-degan saat La Albiceleste tertinggal dua gol dari Mesir.
Sukirman menyaksikan laga itu bersama ribuan warga pada acara nonton bareng yang digelar Pemkab Pekalongan di Boulevard kawasan Alun-Alun Kajen, Selasa (7/7/2026) malam.
Mengenakan jaket dan jersey Argentina, Sukirman datang nonton bareng dengan keyakinan penuh tim favoritnya menang.
Baca Juga: Warga Gagalkan Aksi Perempuan Nekat Hendak Lompat dari Jembatan Surobayan
Tapi di tengah laga, percaya dirinya anjlok. Gara-gara Mesir unggul dua gol.
"Tadi malam merupakan sesuatu (pertandingan) yang sangat luar biasa. Karena menjelang akhir laga, Argentina tertinggal 2-0 dan itu sempat membuat saya pesimis," ungkapnya.
Tapi Sukirman percaya Argentina punya mentalitas menjanjikan.
Tim juara bertahan itu, kata dia, tetap bermain dengan tenang meski tertinggal.
Baca Juga: Ahmad Luthfi, Siapkan Bantuan Pendidikan Bagi 5.000 Warga Miskin Ekstrem Agar Tetap Dapat Bersekolah
Tapi deg-degan masih menyerang Sukirman sebelum Argentina betul-betul menyamakan kedudukan.
"'Meski deg-degan, saya sadar, Argentina adalah juara dunia. Mental juaranya pasti lebih tebal, lebih tertata, sehingga mampu mengejar ketertinggalan dan akhirnya menang 3-2,'' ujarnya.
Namun Sukirman juga mengakui kekuatan dan kedisiplinan tim Mesir.
Kesebelasan yang dipimpin Mohamed Salah itu, kata Sukirman, berkali-kali merepotkan pola permainan Lionel Messsi dan kawan-kawan.
Baca Juga: Marak Penggunaan Sepeda Listrik oleh Pelajar, Dishub Batang Gencarkan Sosialisasi Keselamatan
"Tentu saya juga salut dengan Mesir yang mampu merepotkan semua lini dari permainan Argentina," ucapnya.
Kecintaan Sukirman terhadap Argentina ternyata sudah berlangsung lebih dari empat dekade.
Dia mulai mengidolakan tim itu sejak 1982. Puncaknya, kata dia, ketika Diego Maradona membawa Argentina menjadi juara dunia pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Sukirman masih mengingat betul dua gol Maradona ke gawang Inggris di perempat final yang hingga kini menjadi bagian dari sejarah sepak bola dunia. Yakni gol kontroversial ''tangan Tuhan'' dan gol spektakuler ketika Maradona melewati sejumlah pemain.
"Gol tangan Tuhan itu ikonik dan tidak akan terulang. Karena sekarang ada VAR," katanya tertawa. Sebagai penggemar setia La Albiceleste, Sukirman optimistis Argentina akan kembali atau back to back membawa pulang Piala Dunia 2026.
Tak hanya kemenangan Argentina yang menbuat gembira Sukirman.
Antusiasme warga yang hadir melebihi ekspektasinya.
Menurutnya, ribuan warga yang hadir itu tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga ikut menggerakkan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.
"'Warga sangat antusias. Harapannya, kegiatan seperti ini bukan hanya menyemarakkan Piala Dunia, tetapi juga ikut menumbuhkan perekonomian masyarakat melalui UMKM,'' pungkasnya. (nra/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto