262 Peserta Meriahkan FESQI Tahunan UIN Gus Dur

Magang • Dipublikasikan Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:30 WIB
FESTIVAL TAHUNAN : FESQI Jilid VII tingkat Jateng DIY mengusung tema "Merajut Cinta dalam Harmoni Seni untuk Membentuk Generasi Islami" di Kampus 2 Kajen UIN Gus Dur. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
FESTIVAL TAHUNAN : FESQI Jilid VII tingkat Jateng DIY mengusung tema "Merajut Cinta dalam Harmoni Seni untuk Membentuk Generasi Islami" di Kampus 2 Kajen UIN Gus Dur. (MOCH FALAHUDDIN/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Festival Seni Qurani (FESQI) Jilid VII tingkat Jawa Tengah - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu 11 Juli 2026.

Mengusung tema "Merajut Cinta dalam Harmoni Seni untuk Membentuk Generasi Islami", kegiatan yang berlangsung di Kampus 2 Kajen ini diikuti 262 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga di wilayah Jateng-DIY sebagai ajang pengembangan bakat sekaligus mempererat ukhuwah melalui seni Al-Qur'an.

Festival tahunan yang menjadi agenda rutin UKM LPTQ UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan tersebut dihadiri Pembina UKM LPTQ Muhammad Mufid, M.Pd.I, para demisioner UKM LPTQ, pengurus, dewan juri, serta seluruh peserta lomba.

Sebanyak 262 peserta mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni Rebana Banjari dengan 200 peserta, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) sebanyak 33 peserta, dan Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) yang diikuti 29 peserta.

Ketua Panitia FESQI Jilid VII, Sohib Yusuf Akmal Peno, mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama perlombaan.

"Tetap semangat dan jaga sportivitas. Sebelum tampil tentu sudah ada proses latihan. Siapa yang berlatih dengan sungguh-sungguh, insyaallah akan memperoleh hasil yang terbaik," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Sementara itu, Ketua Umum UKM LPTQ, Sohibah Nadia Mir'ati Na'ila, mengatakan FESQI tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni Islami, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di kalangan generasi muda.

Menurutnya, tema "Merajut Cinta dalam Harmoni Seni untuk Membentuk Generasi Islami" mencerminkan semangat festival sebagai wadah menyatukan langkah dalam mencintai seni yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

"Kami berharap FESQI bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang untuk merajut persaudaraan, memperluas silaturahmi, dan menghadirkan generasi yang mencintai Al-Qur'an melalui seni," kata Nadia.

Pembina UKM LPTQ UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Muhammad Mufid, M.Pd.I, mengapresiasi antusiasme peserta FESQI Jilid VII.

Menurutnya, ajang ini menjadi wadah pembinaan bakat sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk meraih prestasi, termasuk beasiswa dan bisa buat persiapan menuju Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional.

"Potensi yang dimiliki peserta sangat luar biasa. Kami berharap bakat-bakat ini terus berkembang sehingga mampu mengharumkan nama UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan di berbagai kompetisi," ujar Mufid. (moch.falahuddin/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
FESQI Jateng DIY kabupaten Pekalongan UIN Gus Dur