METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Pekalongan dipastikan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Menjelang dimulainya tahapan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri mulai mematangkan persiapan pengamanan.
Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, dinamika politik di sejumlah desa mulai terasa.
Karena itu, kata dia, dukungan seluruh pihak diperlukan agar pelaksanaan pilkades tetap berjalan aman dan kondusif.
"Kami mohon bantuan TNI dan Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan pilkades yang sudah mulai terasa hangat di beberapa desa. Hal ini harus kita antisipasi bersama," ujarnya.
Menurut Sukirman, Pemkab Pekalongan juga telah menerima berbagai aspirasi dari masyarakat terkait pelaksanaan pilkades.
Baca Juga: Fadia Arafiq Dipindahkan ke Lapas Wanita Bulu, Jalani Isolasi Mapenaling
Karena itu, para camat diminta lebih responsif terhadap perkembangan di wilayah masing-masing serta aktif memfasilitasi penyelesaian persoalan melalui koordinasi dengan Forkopimcam, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.
"Kami berharap para camat responsif terhadap wilayahnya. Persoalan di desa harus kita rembuk bersama sehingga dapat ditemukan solusi dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," katanya.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan seluruh tahapan pilkades, mulai persiapan, pencalonan, kampanye hingga pemungutan suara harus dipersiapkan secara matang.
Pihaknya juga telah memetakan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi sejak dini.
Di antaranya politik uang, mobilisasi massa, konflik antarpendukung, intimidasi, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, perusakan alat peraga kampanye, hingga sengketa hasil pemilihan.
"Memang hanya 34 desa. Tapi kalau tidak dimitigasi dengan baik, bukan tidak mungkin akan menimbulkan gejolak. Karena itu seluruh tahapan harus benar-benar kita amankan," tegasnya.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi memastikan TNI siap mendukung pengamanan melalui Babinsa yang bertugas di setiap desa.
Selain mengawal tahapan pilkades, Babinsa juga akan mengajak masyarakat mewaspadai penyebaran hoaks, kampanye hitam, dan provokasi di media sosial. (nra/dit)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan