METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Siapa sangka, di balik kesuksesan warung seblak yang ramai digandrungi mahasiswa di Kabupaten Pekalongan, dikelola oleh sosok muda berprestasi.
Adalah Fitri Nur Aini, 24, yang akrab disapa Mbak Ipit. Dia wisudawan terbaik 2024 Program Studi (Prodi) Tadris Matematika dengan predikat IPK 3.89 Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan.
Namun takdir memang tak bisa ditebak. Alih-alih terjun ke dunia pendidikan sebagaimana mestinya, Mbak Ipit justru lebih akrab dengan dunia kewirausahaan yang sudah dimulainya sejak masa kuliah.
Usaha tersebut diberi nama 'Seblak Prasmanan Mbak Ipit', terletak di Jalan Pahlawan, Gejlig, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Saat ditemui Jawa Pos Metro Pekalongan, Kamis 16 Juli 2026, Mbak Ipit menceritakan, bahwa usaha tersebut dimulai tanpa sengaja pada tahun 2021, tepat saat ia baru menyandang status sebagai mahasiswa baru.
Sistem kuliah yang saat itu daring akibat Pandemi Covid-19, membuatnya tergerak melakukan sesuatu yang positif untuk mengisi waktu luang.
"Dulu itu sebenarnya iseng, karena bosan kuliah online terus. Akhirnya coba jualan seblak depan rumah pakai gerobak. Waktu itu masih antar-jemput karena masih Covid. Eh, nggak tahunya malah Alhamdulillah jadi jalan rezeki saya sampai sekarang," kata Mbak Ipit.
Mbak Ipit juga berbagi cerita saat awal merintis usaha. Kala itu, perkuliahan sudah mulai berjalan secara luring.
Sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai mahasiswa, ia beruntung turut dibantu oleh keluarganya dalam mengelola usaha ini.
Setiap hari, Mbak Ipit disibukkan dengan berbagai kegiatan wirausaha, mulai dari belanja bahan baku hingga meracik resep-resep makanannya.
Ketika ditanya bagaimana perbandingannya antara menjadi pengajar dan wirausahawan, Mbak Ipit menjawab dengan sangat realistis.
Menurutnya, baik mengajar maupun berdagang merupakan ikhtiar untuk mencari rezeki yang halal.
Namun, melihat peluang usahanya yang terus berkembang dari tahun ke tahun, ia memilih untuk fokus berwirausaha.
Kini, setelah lebih dari tiga tahun berjalan, warung ‘Seblak Prasmanan Mbak Ipit’ telah berkembang pesat.
Dari yang awalnya hanya menyediakan satu meja di depan rumah, kini warungnya sudah diperluas hingga ke area belakang rumah demi kenyamanan pelanggan.
Fasilitas seperti Wi-Fi gratis juga disediakan, membuat warung ini kerap dijadikan tempat favorit mahasiswa UIN Gus Dur maupun Unikal untuk mengerjakan tugas hingga skripsi di malam hari.
"80 persen pelanggan di sini memang mahasiswa. Makanya, kalau masa libur kuliah tiba, saya siasati dengan mengaktifkan sistem delivery lewat Grab agar omzetnya tetap stabil," jelasnya.
Mbak Ipit turut memberikan motivasi kepada anak muda di tengah gempuran persaingan kerja, yakni pentingnya keberanian, konsistensi, dan kemauan untuk memulai.
"Jangan pernah takut buat mencoba kalau mau berwirausaha, yang terpenting niatnya dimantapkan, mentalnya dikuatkan, serta menjaga hubungan baik dengan konsumen," pungkasnya memberi tips bagi anak-anak muda yang masih takut dan bimbang untuk berwirausaha. (maulida.usna.aulia/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan