METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi ke-65 Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan resmi memulai pengabdian di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin 20 Juli 2026.
Pembukaan penerjunan KKN yang digelar di Kantor Kelurahan Kuripan Kertoharjo tersebut diikuti Kelompok 6 dan Kelompok 29 serta dihadiri jajaran Pemerintah Kelurahan, Bhabinkamtibmas, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa peserta KKN.
Lurah Kuripan Kertoharjo, Taufik Hidayah menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program kerja yang akan dijalankan mahasiswa selama masa pengabdian.
Menurutnya, pemerintah kelurahan siap mendukung setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Apa pun program yang baik untuk Kelurahan Kuripan Kertoharjo, kami tentu mengapresiasi dan siap mendukung pelaksanaannya," ujar Taufik.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Ulfa Kurniasih, M.Hum., menitipkan para mahasiswa kepada pemerintah kelurahan agar dapat dibimbing selama menjalankan KKN.
Ia juga berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Koordinator Desa Kelompok 6, Ulfi Azzahro menjelaskan, program unggulan yang diusung tahun ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Menurutnya, meski hampir setiap RW telah memiliki tempat sampah maupun rumah botol, masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai.
"Program utama kami adalah Eko Masjid melalui gerakan sedekah sampah. Masyarakat nantinya dapat membawa botol plastik ke masjid, kemudian menyetorkannya melalui sistem QR Code yang terhubung dengan aplikasi Sedekah Sampah. Hasil penjualannya akan dialokasikan untuk kebutuhan masjid," jelas Ulfi.
Ia menambahkan, masyarakat menyambut baik program tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat.
Pemerintah kelurahan juga memberikan dukungan penuh agar program dapat berjalan dan terus berlanjut meskipun masa KKN telah selesai.
"Harapan kami program ini tidak berhenti saat KKN selesai, tetapi bisa menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masjid," katanya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, KKN Terintegrasi ke-65 UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengabdian akademik, tetapi juga mampu melahirkan gerakan nyata dalam membangun kepedulian lingkungan.
Program Eko Masjid menjadi langkah kecil yang diharapkan dapat menumbuhkan budaya mengelola sampah secara bijak dan bisa menjadi kesadaran bagi masyarakat khususnya di kelurahan Kuripan Kertoharjo. (moch.falahuddin/ida)
Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan