METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Ledakan terjadi di sebuah rumah Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/7/2026) sore.
Ledakan disebabkan dari obat mercon yang tertinggal di atap rumah. Namun belum diketahui dari mana asalnya bahan peledak tersebut masih misterius.
Akbat peristiwa tersebut, seorang tukang, Sugiyanto, 63, terluka akibat ledakan. Korban saat itu sedang diminta membantu memperbaiki atap rumah yang rusak akibat ledakan misterius sehari sebelumnya, pada Minggu (12/7/2026).
Ledakan pertama terjadi pada Minggu (12/7) pagi. Pemilik rumah mendengar suara dentuman keras dari bagian atap hingga menyebabkan plafon berlubang. Namun, sumber atau penyebab ledakan saat itu belum diketahui.
Kerusakan atap baru diperbaiki pada Selasa (21/7). Saat bekerja, Sugiyanto menemukan selongsong mercon.
Ukurannya lumayan besar, sekitar 40 sentimeter dengan diameter 17 sentimeter. Di selongsong tersebut ada tulisan "SQUAD REMBO TEAM PEKALONGAN 2020".
Ketika selongsong diketuk, keluar bungkusan yang isinya disinyalir sebagai obat mercon. Beratnya satu kilogram.
Barang tersebut kemudian dibawa turun untuk diperlihatkan kepada pemilik rumah, sedangkan Sugiyanto kembali melanjutkan perbaikan atap.
Nahas, saat hendak turun, korban melihat masih ada ceceran bahan yang diduga obat mercon di atas seng.
Ceceran itu ditutup menggunakan seng baru. Namun seng tersebut terinjak hingga diduga menimbulkan gesekan pada bahan peledak yang diperparah suhu panas. Ledakan pun terjadi hingga korban terpelanting di atap.
Beruntung Sugiyanto tidak terjatuh ke bawah. Warga segera mengevakuasi korban ke poliklinik.
"Korban mengalami luka lecet pada kening kanan, rambut bagian belakang terbakar, serta mengeluhkan pusing dan nyeri di kepala," kata Kapolsek Wonopringgo AKP Adhi Agung P.
Polisi kini tengah menyelidiki peristiwa ini. Terutama terkait temuan selongsong mercon. Mereka telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi.
Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan akan berupaya mengungkap siapa yang meletakkan bahan peledak tersebut di atas atap rumah warga. (nra/dit)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan