Jembatan Garuda Galangpengampon Selesai Dibangun, Akses Warga Kembali Tersambung Setelah Satu Setengah Terputus

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:23 WIB
JEMBATAN BARU: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menjajal jembatan baru di Desa Galangpengampon, Wonopringgo, Kamis (23/7/2026). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Metro Pekalongan)
JEMBATAN BARU: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menjajal jembatan baru di Desa Galangpengampon, Wonopringgo, Kamis (23/7/2026). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Warga Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, sumringah. Jembatan putus akibat banjir bandang satu setengah tahun yang lalu, akhirnya ada gantinya. Warga tak lagi harus ambil jalan memutar yang butuh waktu setengah jam lebih untuk sampai ke pusat Wonopringgo.

Kegembiraan warga salah satunya tergambar dari Wirai, 54. Ia mengatakan, saat jembatan itu putus warga harus memutar lewat Kecamatan Kedungwuni untuk sampi ke puskesmas, pasar, hingga pondok pesantren (ponpes).

"Mau mengaji rutin di Kiai Taufik saja harus muter lewat Kedungwuni. Kalau lewat jembatan cuma 10 menit," ucapnya.

Jembatan gantung baru dibangun oleh TNI. Diberi nama Jembatan Garuda. Diresmikan oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Kamis (23/7/2026). 

Ia mengatakan, Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat, sekaligus bagian dari program pembangunan jembatan di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

"Awalnya dari usulan masyarakat yang ditindaklanjuti oleh kodim dan pemda setempat. Ini semata-mata untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya masyarakat Desa Galangpengampon," jelasnya.

Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengapresiasi Kodam IV Diponegoro. Menurutnya, langkah mereka telah membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pekalongan.

"Kami bersama Pangdam IV Diponegoro tengah menyusun program sinergi lanjutan. Antara lain akan mengerjakan sumur untuk penyediaan air bersih. Jadi bukan hanya infrastruktur jalan atau jembatan yang akan kami kerjakan bersama," ucapnya.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda pun berlangsung semarak. Selain prosesi acara peresmian jembatan, acara diramaikan dengan panggung hiburan rakyat yang menghadirkan artis ibu kota, pembagian doorprize, pengobatan gratis, bazar pasar murah, pameran UMKM lokal, serta pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

Warga dari berbagai penjuru desa tumpah ruah sejak pukul 07.30 WIB untuk menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda. Acara juga dimeriahkan dengan berbagai macam doorprize, pembagian sembako, pengobatan gratis, pasar murah, pameran UMKM, hingga hiburan artis ibu kota.

Salah satu warga, Ibu Rayati, 60, merasa bersyukur dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda sekaligus rangkaian acara yang menyertainya. “Alhamdulillah, kalau sudah ada jembatan, pulang ke desa jadi lebih dekat,” katanya. (nra/maulida.usna.aulia/lailatus.syarifah/ida)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
Pangdam IV/Diponegoro Jembatan Garuda Galangpengampon kabupaten Pekalongan Wonopringgo