METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Makanan tradisional yang murah meriah tidak pernah kehilangan panggung di kawasan Pekalongan.
Meski gempuran jajanan modern semakin banyak, lapak jajanan Bu Yuli asal Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, ini mampu bersaing kompetitif.
Mengusung konsep jajanan serba seribu rupiah, usaha yang pusatnya di Wiradesa ini sukses melakukan ekspansi hingga memiliki 10 cabang yang tersebar di Pekalongan.
Salah satu cabang yang saban hari diserbu pembeli tepat di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan.
Lapak tersebut dikelola oleh seorang pekerja reseller, Rafika Sandi, 30, wanita asal Wiradesa yang setiap harinya menjajakan sekitar 50 jenis kue tradisional.
"Pusatnya usaha ini punya Bu Yuli di Wiradesa. Namanya Snack Box Bu Yuli. Beliau sudah puluhan tahun menggeluti bisnis ini,” kata Rafika saat diwawancarai di lapaknya di depan UIN Gus Dur. Minggu, (26/7/2026).
Setiap pagi, sejak pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, meja lapak Rafika sudah dipenuhi aneka warna kue dan jajanan pasar.
Jajanan favorit yang paling diburu pelanggan antara lain risoles, pastel, brownies, hingga tahu sakura.
Meski didominasi jajanan serba seribu, ada juga beberapa varian khusus seperti wajik, klepon, dan tahu sakura telur puyuh yang dibanderol Rp 1.500.
"Awal buka sempat sepi karena pas banget jadwal libur mahasiswa. Tapi begitu masuk perkuliahan, Alhamdulillah ramai," kenangnya.
Rahasia bertahan dan berkembangnya bisnis jajanan Rp 1.000 ini terletak pada skala produksi masal.
Dapur pusat di Wiradesa mengolah ribuan porsi jajanan sejak malam hari sehabis Isya untuk didistribusikan ke 10 cabang seperti di Babalan, Jajorowayang, Kuripan, Buaran, Tangkil, Panjang, hingga Wonokerto.
"Proses pengerjaan dan packing dimulai dari sehabis Isya sampai dini hari. Karena jumlah produksinya ribuan untuk disebar ke 10 cabang, keuntungan yang tipis itu terakumulasi jadi lumayan besar," terang Rafika menjelaskan strategi bisnis tempatnya bekerja. (maulida.usna.aulia/ida)
Editor : Ida Nor LaylaSumber : Metro Pekalongan