Lewat Karya dalam Kesetaraan Gender, Seseorang Lebih Jujur terhadap Perasaannya

Magang • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 21:31 WIB
KESETARAAN : Seminar "Great Speak Equal: Berkarya untuk Kesetaraan Gender" dilaksanakan UKM SIGMA UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan di gedung Fakultas Syariah pada Minggu 26 Juli 2026. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
KESETARAAN : Seminar "Great Speak Equal: Berkarya untuk Kesetaraan Gender" dilaksanakan UKM SIGMA UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan di gedung Fakultas Syariah pada Minggu 26 Juli 2026. (SALWA NAJAHA/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan menyampaikan gagasan. Bahkan seseorang akan lebih jujur terhadap perasaannya sendiri melalui karya. Itu Namanya kesetaraan gender. 

Hal tersebut terungkap dalam seminar bertajuk "Great Speak Equal: Berkarya untuk Kesetaraan Gender" yang dilaksanakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SIGMA UIN KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan di gedung Fakultas Syariah. Dengan puncak acara Adalah Festival Gender pada Minggu 26 Juli 2026.

Seminar ini mengundang 2 narasumber, yakni juara II Duta Genre Indonesia, M Fadlan Kholid dan educator content creator dan penulis, Suci Syahira Fauzi.

Fadlan mengajak peserta memahami bahwa kesetaraan gender bukanlah persoalan persaingan antara laki-laki dan Perempuan. Namun keduanya memperoleh hak, kesempatan, dan ruang yang setara untuk berkembang.

“Saya juga menekankan bahwa kesenjangan gender itu tidak hanya pada Perempuan, tetapi juga pada laki-laki. Seperti ungkapan, laki-laki gak boleh nangis, harus kuat. Ini menjadi bukti nyata bahwa kesenjangan gender terjadi bagi siapa saja,” jelas Fadlan.

Suci menambahkan, hingga saat ini masih banyak yang belum teredukasi tentang kesetaraan gender. “Upaya meningkatkan kesadaran akan kesetaraan gender masih menjadi hal yang harus diperjuangkan,” katanya. (salwa.najaha/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
kabupaten Pekalongan UIN Gus Dur Pekalongan kesetaraan gender