Taman Alun-Alun Kajen jadi Destinasi Wisata, Anak-Anak dan Remaja Betah Bermain sampai Magrib

Magang • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 09:00 WIB
DESTINASI WISATA MURAH : Banyak keluarga menghabiskan waktu bersama menjelang matahari terbenam di Taman Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. (LAILATUS SYARIFAH/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
DESTINASI WISATA MURAH : Banyak keluarga menghabiskan waktu bersama menjelang matahari terbenam di Taman Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. (LAILATUS SYARIFAH/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Kajen — Taman Alun-Alun Kajen menjadi destinasi wisata warga Kabupaten Pekalongan. 

Suasana yang teduh, area bermain penuh warna, serta lapangan terbuka, banyak keluarga yang menghabiskan waktu bersama menjelang matahari terbenam.

Pantauan di lokasi pada Kamis sore 30 Juli 2026, puluhan anak tampak berlarian di antara wahana permainan lengkung warna-warni yang berjejer di tengah taman.

Sementara itu, sejumlah remaja mengenakan jersey asyik bermain sepak bola di lapangan mini yang berada tak jauh dari area bermain anak. Hal ini menambah semarak suasana taman di pusat kota tersebut.

Para orang tua terlihat duduk santai di pinggir jalur pedestrian sambil mengawasi anak-anak mereka bermain.

Momen kebersamaan keluarga ini menjadi pemandangan yang lumrah setiap sore, terutama menjelang akhir pekan, dipadati pengunjung dari berbagai usia.

Salah satu remaja, Yogi, 17, mengaku hampir setiap sore menyempatkan diri datang ke taman bersama teman-temannya untuk bermain sepak bola.

"Ya enak saja sih ke sini, adem, terus banyak teman. Pulang sekolah biasanya langsung ke sini, main bola sama anak-anak kampung. Kadang lupa waktu, sampai Magrib baru ingat pulang," kata Yogi sambil tersenyum.

Keberadaan taman alun alun ini, katanya, sangat membantu remaja seusianya bisa memiliki ruang bersosialisasi tanpa harus mengeluarkan biaya.

Menurutnya, fasilitas umum yang disediakan sudah cukup lengkap dan terawat, mulai dari lapangan, jalur pejalan kaki, hingga area bermain anak.

Selain Yogi, keceriaan juga terpancar dari Dimas, 9, tampak asyik berlarian di antara wahana lengkung warna-warni bersama teman-teman sebayanya.

Dengan napas masih terengah-engah karena berlarian, Dimas mengaku senang bisa bermain di alun alun tersebut.

"Seru, Kak! Aku suka ke sini, karena ada terowongannya warna-warni, enak buat lari-larian sama teman-teman. Pokoknya kalau sore mau ke sini terus," kata Dimas dengan mata berbinar.

Di sisi lain, momen sore itu juga dinikmati Ratna Wulandari, 34, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama putrinya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

Ratna mengaku sesekali mengajak anaknya bermain di taman ini jika ada waktu senggang, terutama di sore hari.

"Anak saya kalau di rumah cepat bosan, jadi kalau lagi ada waktu senggang, ya saya ajak ke sini biar bisa main sama teman-temannya. Gratis pula, terus tempatnya bersih, jadi saya juga tenang," kata Ratna.

Ratna berharap pemerintah daerah terus menjaga dan merawat fasilitas taman agar tetap nyaman digunakan warga dalam jangka panjang.

Ia juga berharap semakin banyak area bermain ramah anak dihadirkan di sudut-sudut kota Kajen lainnya.

Keceriaan anak-anak dan remaja yang memenuhi Taman Alun-Alun Kajen sore itu menjadi bukti bahwa ruang publik yang nyaman mampu menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi warga, sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. (lailatus.syarifah/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
Alun Alun Kajen Taman Alun Alun Kajen kabupaten Pekalongan