METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Slogan "2027 Tahun Infrastruktur" yang kerap digembar-gemborkan Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mendapat jalan mulus.
DPRD Kabupaten Pekalongan memberi sinyal lampu hijau anggaran Rp 150 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2027 mendatang.
Sinyal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir usai rapat paripurna Rabu (5/8/2026) lalu.
"Iya, lampu hijau," ucapnya.
Pihaknya akan mendukung penuh niat Pemkab Pekalongan membenahi infrastruktur jalan dengan anggaran besar tersebut.
Kendati mendukung, perencanaan dan pengawasan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Nanti akan ada pola dan skema yang akan kami tata bareng-bareng (dengan Pemkab)," tambahnya.
Sementara itu Sukirman mengatakan, persiapan teknis menuju tahun infrastruktur telah dimulai sejak sekarang.
Salah satunya dengan memetakan seluruh kondisi ruas jalan di Kabupaten Pekalongan.
"Yang pertama tentu saja mapping (pemetaan) seluruh ruas-ruas jalan kita. PU sudah memprediksi seluruh ruas jalan, baik poros maupun jalan utama," ungkapnya.
Kebutuhan anggaran untuk seluruh ruas jalan itu, lanjut Sukirman, mestinya senilai Rp 350 miliar.
Namun dengan kalkulasi dan pertimbangkan kemampuan daerah, Rp 150 miliar dinilai paling logis. Pemkab Pekalongan akan betul-betul mengukur skala prioritas.
"Kami sudah rembugan dengan DPRD, tampaknya juga sudah ada mulai lampu hijau untuk memprioritaskan itu. Pertimbangan paling mendasar adalah ini untuk keselamatan, tingkat mobilitas warga, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan seterusnya," kata Sukirman.
Sejumlah proyek perbaikan jalan prioritas juga mulai dikerjakan pada 2026 ini.
Antara lain ruas Kertoharjo–Karangdadap, Podo–Kedungwuni, Jembatan Pantianom, serta sejumlah titik jalan di wilayah Siwalan dan Wonokerto.
"Kertoharjo–Karangdadap prosesnya sudah mulai lelang, tampaknya sudah ada pemenangnya, dan sudah mulai pemetaan ulang, mengukur ulang dan penyesuaian-penyesuaian," tandasnya. (nra)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan